Tautan-tautan Akses

Tersangka Pembom New York Beli Komponen Bom di Ebay


Ahmad Khan Rahami saat diangkat menuju ambulan setelah tertembak di Linden, New Jersey, 19 September 2016 (Courtesy WABC-TV via REUTERS).
Ahmad Khan Rahami saat diangkat menuju ambulan setelah tertembak di Linden, New Jersey, 19 September 2016 (Courtesy WABC-TV via REUTERS).

Dalam dokumen itu, tersangka Ahmad Khan Rahami yang berusia 28 tahun menghadapi berbagai tuduhan federal. Tuduhan-tuduhan itu umumnya bisa menjatuhkan hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Para penyelidik federal mengatakan, tersangka pelaku serangan bom Sabtu lalu di New York danNew Jersey membeli komponen-komponen bomnya di eBay, dan menggunakan ponsel-ponsel, sebagai alat pemicu ledakan yang dibelinya dari sebuah toko yang berjarak 500 meter dari rumah yang pernah tercatat sebagai miliknya.

Rincian tersebut tercantum pada dokumen gugatan kriminal diungkapkan kepada publik, Selasa (20/9). Dalam dokumen itu, tersangka Ahmad Khan Rahami yang berusia 28 tahun menghadapi berbagai tuduhan federal. Tuduhan-tuduhan itu umumnya bisa menjatuhkan hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Pihak berwenang menangkap Rahami, Senin (29/9), setelah telibat bentrokan senjata dengan polisi yang melukai dirinya dan dua polisi lainnya.

Menurut dokumen pengadilan itu, para penyelidik meyakini Rahami menggunakan akun eBay dengan nama "ahmad rahimi" untuk membeli asam sitrus, circuit board, pemicu elektrik, dan ratusan bantalan bola logam (ball bearing) antara 20 Juni hingga 10 Agustus.

Barang-barang itu dikirim ke sebuah tempat di Perth Amboy, New Jersey, di mana Rahami pernah bekerja hingga 12 September lalu.

Ball bearing ditemukan di dua bom panik presto yang ditempatkan empat blok dari kawasan permukiman Chelsea di New York, Sabtu. Salah satu bom itu meledak dan melukai 29 orang sementara bom lainnya ditemukan masih dalam keadaan utuh. Para penyelidik mengatakan, bom kedua memiliki banyak pemicu elektrik.

Bom kedua tersebut kemudian diuji untuk diketahui apakah terdapat sidik jari. Gugatan kriminal menyebutkan, 12 sidik jari yang ditemukan ternyata milik Rahami.

Dokumen itu juga mengatakan, sidik jari juga ditemukan pada barang-barang yang terdapat pada sebuah tas punggung yang ditemukan Minggu malam di sebuah stasiun kereta di Elizabeth, New Jersey, di luar just New York. Tas itu berisi banyak alat peledak dan salah satunya sempat meledak ketika polisi berusaha menjinakkannya dengan robot. [ab/as]

XS
SM
MD
LG