Tautan-tautan Akses

Tersangka Pelaku Serangan Paris Dipindahkan dari Belgia ke Perancis


​Tersangka pelaku serangan Paris, Salah Abdeslam (Foto: dok).

​Tersangka pelaku serangan Paris, Salah Abdeslam (Foto: dok).

​Tersangka pelaku serangan Paris, Salah Abdeslam, diperkirakan akan tampil di sebuah pengadilan di Perancis hanya beberapa jam setelah ia diserahkan ke Perancis oleh pihak berwenang Belgia.

Waktu pengalihan pada hari Rabu (27/4) itu tampaknya berlangsung mendadak, sehingga memansa pengacara Abdeslam, Frank Berton, bergegas pergi dari Lille ke Paris untuk menemui kliennya. Berton mengatakan, klien sangat ingin bekerjasama dengan pihak berwenang.

Menteri Kehakiman Perancis Jean-Jacques Urvoas mengatakan Abdeslam akan ditempatkan di sebuah ruang terpisah di sebuah penjara di Paris yang menampung orang-orang yang dianggap berbahaya.

Abdeslam adalah satu-satunya pelaku serangan Paris yang masih hidup dan bisa sangat membantu pihak berwenang memecahkan misteri serangan 13 November 2015 yang menewaskan 130 orang di beberapa lokasi di Paris.

Kantor Jaksa Federal Belgia mengatakan, Abdeslam diserahkan ke pihak berwenang Perancis sesuai surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Uni Eropa tertanggal 19 Maret.

Kamis lalu, pihak berwenang Belgia menuduh Abdeslam melakukan percobaan pembunuhan terkait aksi penembakan di distrik Forest, Brussels, bulan lalu. Waktu itu, polisi sedang menyelidiki sebuah rumah yang diduga tempat persembunyian militan dan kemudian terjadi baku tembak.

Empat polisi cidera dan seorang tersangka warga Aljazair tewas. Para penyelidik mendapati sidik jari Abdeslam di lokasi itu dan ia ditangkap tiga hari kemudian.

Polisi Belgia juga menginterogasi Abdeslam mengenai kemungkinan keterkaitannya dengan para pembom bunuh diri yang menyerang sebuah bandara dan sebuah stasiun kereta bawah tanah di Brussels tanggal 22 Maret yang menewaskan 32 orang.

Abdeslam telah mengungkapkan kepada para penyelidik ia mengatur logistik untuk serangan Paris dan berencana untuk meledakkan di dirinya di sebuah stadion olahraga di kota itu pada 13 November namun berubah pikiran pada saat-saat terakhir. [ab/as]

XS
SM
MD
LG