Tautan-tautan Akses

Tersangka Kesembilan Serangan di Paris Ditahan di Belgia


Polisi unit khusus Belgia bepatroli di jalan saat penggerebekan yang dilakukan polisi di tengah kota Brussels, Belgia, 20 Desember 2015. Tersangka kesembilan yang ditangkap diyakini pernah berhubungan melalui telepon dengan sepupu tersangka otak serangan itu.

Polisi unit khusus Belgia bepatroli di jalan saat penggerebekan yang dilakukan polisi di tengah kota Brussels, Belgia, 20 Desember 2015. Tersangka kesembilan yang ditangkap diyakini pernah berhubungan melalui telepon dengan sepupu tersangka otak serangan itu.

Jaksa federal Belgia dalam pernyataan hari Kamis (24/12) mengatakan telah menangkap tersangka kesembilan yang terkait serangan teror tanggal 13 November di Paris.

Laki-laki yang diidentifikasi hanya sebagai Abdullah C., warga Belgia kelahiran tahun 1985, ditangkap di Brussels dengan tuduhan “pembunuhan dan ikut serta dalam aktivitas organisasi teroris,” tambah pernyataan itu. Penangkapan itu dirahasiakan untuk mencegah kemungkinan ada anggota komplotan itu bersiaga.

Abdullah C. diduga telah beberapa kali mengontak sepupu tersangka otak serangan itu, Abdelhamid Abaaoud, melalui telepon. Abaaoud dan sepupunya, yang diidentifikasi sebagai Hasna Ait Boulahcen, tewas dalam penggerebekkan polisi di Saint Dennis, Perancis, beberapa hari setelah serangan itu.

Polisi di Belgia menangkap lima orang, termasuk dua kakak beradik, dalam penggerebekan hari Senin (21/12) yang terkait dengan serangan di Paris.

Pihak berwenang tidak mengidentifikasi seorangpun dari yang ditangkap dan mengatakan mereka tidak mendapati bahan peledak atau senjata apapun dalam penggerebekkan itu.

Serangan di Paris tanggal 13 November lalu menewaskan 130 orang dan melukai 300an lainnya. [em]

XS
SM
MD
LG