Tautan-tautan Akses

AS

Tersangka Al-Qaida di Guantanamo Minta Dibebaskan


Kamp tahanan tersangka teroris di Teluk Guantanamo, Kuba (foto: dok).

Kamp tahanan tersangka teroris di Teluk Guantanamo, Kuba (foto: dok).

Seorang tersangka pemimpin Al-Qaida, yang dipenjara di Teluk Guantanamo sejak tahun 2002, terlihat oleh publik untuk pertama kalinya hari Selasa.

Abu Zubaydah, yang ditahan tidak lama setelah serangan teroris 11 September 2001, berusaha mengemukakan kepada hakim bahwa ia layak dibebaskan.

Zubaydah, yang kini berusia 45 tahun, dan pengacaranya mengatakan, dia tidak merupakan ancaman bagi Amerika Serikat. Dia dilaporkan telah mengatakan bahwa ia ingin bertemu kembali dengan keluarganya dan membuka usaha setelah ia kembali ke masyarakat.

AS menuduh Zubaydah, seorang warga Palestina, sebagai salah satu tokoh paling senior di al-Qaeda, ketika ia ditangkap di Pakistan pada tahun 2002, tetapi kemudian tuduhan itu dicabut.

Zubaydah disekap dalam penjara rahasia CIA, sampai ia secara resmi dipenjarakan di Guantanamo pada September 2006. Dalam lebih dari satu dasawarsa di sana, Zubaydah tidak pernah didakwa dengan suatu tindak kejahatan.

Dokumen CIA yang dirilis bulan Juni mengungkapkan, terhadap Zubaydah dilakukan "interogasi berat" termasuk proses waterboarding sebanyak 83 kali, meskipun para penginterogasi telah mengatakan kepada para pejabat, mereka percaya ia tidak lagi memiliki informasi.

Sebuah catatan dalam dokumen menentukan bahwa jika dia meninggal, tubuhnya akan dikremasi dan karena “teknik-teknik tekanan psikologis yang direncanakan” ia harus tetap dalam isolasi selama sisa hidupnya. [ps/ds]

XS
SM
MD
LG