Tautan-tautan Akses

Teroris Biasanya Tak Klaim Tanggung Jawab Serangan


Kapal Mesir mengumpulkan puing-puing pesawat EgyptAir 804 yang jatuh di Laut Tengah (foto: dok). Belum ada kelompok militan yang menyatakan bertanggungjawab atas jatuhnya EgyptAir 804 tersebut.

Kapal Mesir mengumpulkan puing-puing pesawat EgyptAir 804 yang jatuh di Laut Tengah (foto: dok). Belum ada kelompok militan yang menyatakan bertanggungjawab atas jatuhnya EgyptAir 804 tersebut.

Hasil kajian baru dari Northeastern University dan University of North Carolina di Charlotte, menunjukkan bahwa teroris biasanya justru tidak menyatakan bertanggungjawab atas serangan.

Tiga minggu setelah EgyptAir Penerbangan 804 jatuh ke laut menewaskan ke 66 orang di dalamnya, beberapa teori muncul membahas apa yang terjadi. Ada yang mengatakan, itu ulah teroris atau kesalahan teknis. Sebagian bahkan menyatakan, pesawat itu mungkin bertabrakan dengan meteor.

Beberapa hari setelah kecelakaan, banyak orang menunggu kelompok militan menyombongkan diri dan menyatakan bertanggungjawab. Setelah seminggu, banyak analis mengatakan, apa yang terjadi mungkin bukan ulah teroris. Mengapa teroris tidak mengklaim bertanggungjawab atas serangan itu?

Menjawab pertanyaan itu, hasil kajian baru oleh Max Abrahms dari Northeastern University dan Justin Conrad dari University of North Carolina di Charlotte, menunjukkan karena teroris biasanya tidak menyatakan bertanggungjawab.

"Kelompok teroris hanya mengklaim satu dari tujuh serangan," ujar Abrahms.

Ia menambahkan, "Argumen bahwa itu bukan ulah teroris karena mereka tidak menyatakan bertanggungjawab tidak benar secara empiris."

Pejabat-pejabat Mesir mengatakan tidak mengesampingkan kemungkinan apapun penyebab kecelakaan itu sambil mereka terus mencari kotak hitam pesawat, yang diperkirakan berada sekitar 3.000 meter di bawah laut. Menurut media pemerintah, penyelidikan tentang penyebab kecelakaan penerbangan 804 itu masih "sangat jauh." [ka/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG