Tautan-tautan Akses

Tentara Rusia Sita Kamera VOA di Krimea


Anggota milisia pro-Rusia mengevakuasi warga saat pasukan Rusia menyerang pangkalan udara Belbek, di luar Sevastopol, Krimea, Sabtu (22/3). (AP/Ivan Sekretarev)

Anggota milisia pro-Rusia mengevakuasi warga saat pasukan Rusia menyerang pangkalan udara Belbek, di luar Sevastopol, Krimea, Sabtu (22/3). (AP/Ivan Sekretarev)

Reporter VOA dan krunya sedang mengambil gambar kendaraan-kendaraan lapis baja Rusia dan kendaraan lain di luar pangkalan ketika dua kamera itu direbut.

Tentara Rusia di Krimea merebut kamera milik Voice of America (VOA) di dekat pangkalan militer Belbek, di mana pasukan Ukraina pada Sabtu (22/3) diperintahkan menyerah oleh pasukan Rusia.

Reporter VOA Daniel Schearf mengatakan ia dan krunya sedang mengambil gambar kendaraan-kendaraan lapis baja Rusia dan kendaraan lain di luar pangkalan ketika dua kamera itu direbut.

Ia mengatakan tentara Rusia melompat keluar dari kendaraan yang mengangkut mereka layaknya "pasukan gerak cepat" dan memerintahkan kru VOA dibawah todongan senjata agar menyerahkan kamera-kamera itu. Menurutnya, tentara itu "sangat agresif dan sangat kasar," dan diperintahkan mencegah media mengambil gambar militer Rusia di luar pangkalan.

Pasukan Rusia mengeluarkan ultimatum kepada tentara Ukraina agar mengosongkan pangkalan itu, salah satu kubu terbesar pasukan militer Ukraina di Krimea.

Menurut Schearf, ia tidak yakin apakah pasukan Rusia memberi Ukraina batas waktu untuk mengosongkan pangkalan militer Belbek. Tetapi ia mengatakan jika pasukan Ukraina tidak pergi, tentara Rusia akhirnya akan "mengambil langkah" terhadap fasilitas, di dekat kota pelabuhan Laut Hitam, Sevastopol, itu.

Schearf mengatakan, pasukan Rusia berjanji mengembalikan kamera yang disita Sabtu, tetapi beberapa jam kemudian kamera-kamera itu tidak dikembalikan. Ia mengatakan semua video yang direkam dalam kamera mungkin akan dihapus.
XS
SM
MD
LG