Tautan-tautan Akses

Tentara AS yang Terlibat Wikileaks Jalani Pengadilan Militer


Prajurit satu Bradley Manning menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup (foto: dok).

Prajurit satu Bradley Manning menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup (foto: dok).

Prajurit satu Bradley Manning menghadapi 22 tuduhan dalam pembocoran dokumen-dokumen rahasia kepada WikiLeaks, termasuk bersekongkol dengan musuh.

Militer Amerika telah memerintahkan dilangsungkan pengadilan militer atas seorang analis inteljen berpangkat rendah yang dituduh membocorkan dokumen-dokumen rahasia kepada WikiLeaks.

Juru bicara militer hari Jum’at mengatakan militer menyetujui sebuah rekomendasi bahwa Prajurit Satu (Pratu) Bradley Manning dapat menjalani sidang. Tanggal sidang belum dijadwalkan.

Bradley Manning tampil dalam sidang dengar pendapat pendahuluan bulan Desember. Pihak kejaksaan bersaksi bahwa mereka menemukan bukti Bradley Manning mengunduh kawat-kawat diplomatik ke dalam sejumlah perangkat lunak (CD) yang dikirim ke situs anti-kerahasiaan Wikileaks.

Tim kuasa hukum Bradley Manning menggambarkan kliennya sebagai orang bermasalah yang seharusnya tidak memperoleh akses atas dokumen rahasia sewaktu ia bertugas di Irak antara bulan November 2009 hingga Mei 2010. Tim pengacaranya juga mengatakan militer juga lalai mengawasi komputer-komputer mereka.

Bradley Manning, yang tidak mengajukan banding, menghadapi 22 tuduhan termasuk bersekongkol dengan musuh. Jika terbukti bersalah, ia dapat menghabiskan seluruh sisa hidupnya di dalam penjara.

XS
SM
MD
LG