Tautan-tautan Akses

Tembok Besar China Terkikis Vandalisme, Cuaca


Banyak bagian Tembok Besar China yang berada di wilayah perdesaan mengalami kerusakan akibat kurangnya perhatian pemerintah, karena tidak menjadi obyek wisatawan.

Usianya lebih dari 2.500 tahun dan merupakan salah satu konstruksi buatan manusia yang paling terkenal di dunia, tetapi Tembok Besar China pelan-pelan, tapi pasti, mulai rusak.

Dibangun untuk mencegah serbuan bangsa Mongol, tembok itu adalah harta bersejarah bagi China. Tembok Besar China, yang telah dinyatakan sebagai lokasi warisan dunia oleh PBB, dikunjungi puluhan ribu wisatawan setiap tahun.

Panjang tembok itu mencapai ribuan kilometer. Ini luar biasa, tetapi kini juga menjadi ancaman yang mengkhawatirkan bagi masa depannya. Bagian-bagian tembok itu yang terdapat di perdesaan, terus terkikis akibat erosi dan aksi vandalisme.

Sebagian besar Tembok Besar China berada dalam kondisi buruk dan penelitian mengindikasikan bahwa 74 persen tembok itu tidak mendapat perlindungan memadai. Ini mungkin tidak terlihat oleh wisatawan yang umumnya mengunjungi bagian tembok dekat kota-kota utama seperti Beijing.

"Pada musim panas tahun 2014, kami menemukan banyak lubang di tembok itu karena batu-batunya dibongkar. Banyak orang mencari kalajengking sebagai bahan obat tradisional dan per ekornya dihargai lima sen. Lima sen mungkin tidak berarti bagi orang dewasa, tapi lumayan bagi anak-anak. Banyak anak membongkar batu-batu tembok itu karena disana ada banyak kalajengking," kata Huo Jien Ren, seorang relawan di Tembok Besar China.

Hou menambahkan bagian-bagian tembok itu yang berada di wilayah perdesaan kurang mendapat perhatian pemerintah, karena tidak menarik minat wisatawan.

Selain aksi perusakan, pengaruh cuaca juga berperan besar dalam masalah ini, kata seorang warga lokal A Mao.

Meskipun pemerintah China baru-baru ini mengeluarkan peraturan-peraturan baru guna melindungi seluruh tembok itu, keadaannya masih mencemaskan. Langkah penting sudah diambil oleh pemerintah lokal di Beijing, Hebei dan Tianjin, yang sepakat bekerjasama untuk melindungi bagian-bagian tembok itu di wilayah perdesaan. [th]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG