Tautan-tautan Akses

Tekanan Internasional Memuncak Atas Penumpasan Warga Sipil di Suriah


Suasana sidang Dewan Keamanan PBB. AS mengusulkan Resolusi Baru terkait isu konflik di Suriah (Foto: dok)

Suasana sidang Dewan Keamanan PBB. AS mengusulkan Resolusi Baru terkait isu konflik di Suriah (Foto: dok)

Amerika Serikat mengusulkan resolusi baru Dewan Keamanan PBB untuk mengakhiri kekerasan dan pemimpin Turki meminta Damaskus agar dengan cepat membuka jalan bagi bantuan kemanusiaan untuk kaum sipil.

Tekanan internasional memuncak terhadap penumpasan oleh Suriah, Selasa (7/3).

Kepala urusan kemanusiaan PBB dalam perjalanan ke Suriah hari Rabu untuk mengusahakan agar para pekerja bantuan diberi akses untuk mengirimkan perbekalan dan mengevakuasi orang-orang yang cedera.

Valerie Amos dijadwalkan akan berada di Suriah hingga hari Jumat, dan kunjungannya akan disusul sehari kemudian oleh mantan sekretaris jenderal PBB Kofi Annan, utusan khusus baru ke Suriah.

Kunjungan itu dilakukan selagi tekanan internasional memuncak terhadap pemerintah Suriah untuk mengakhiri penindakan terhadap pemberontakan oposisi yang telah berlangsung setahun.

Amerika Serikat mengatakan hari Selasa pihaknya mengusulkan resolusi baru Dewan Keamanan PBB untuk mengakhiri kekerasan, sementara pemimpin Turki meminta Damaskus agar dengan cepat membuka jalan bagi bantuan kemanusiaan untuk kaum sipil.

Dalam rancangan resolusi baru, Amerika menuntut agar Suriah menghentikan semua kekerasan dan melindungi penduduknya sementara mengutuk pelanggaran hak azasi yang sitematis, luas dan terus menerus yang dilakukan oleh penguasa. Rancangan itu juga meminta kepada oposisi bersenjata agar menghindari semua kekerasan segera setelah persyaratan tadi dipenuhi.

Rusia dan Tiongkok, sekutu kuat yang menghambat resolusi PBB terhadap Suriah bulan lalu, menegaskan mereka masih mendukung pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, meminta kepada Suriah agar segera membantu kaum sipil dengan membuka jalan ke zona-zona penyanggah. Erdogan, seorang bekas sekutu Assad, mengatakan kekerasan telah mulai menyerupai kebiadaban yang tidak berperikemanusiaan dalam beberapa hari ini. Erdogan juga mengatakan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad akan dimintai pertanggung-jawaban atas penindakan itu.

Di Washington, Presiden Barack Obama mengatakan tindakan sepihak militer Amerika terhadap pemerintahan Assad adalah tindakan yang salah. Tanggapan ini dikeluarkan sehari setelah Senator dari partai Republik John McCain menyerukan serangan udara terhadap sasaran-sasaran tertentu di Suriah, dengan mengatakan Amerika mempunyai kewajiban moral dan strategis untuk memaksa Assad dan para pendukungnya turun.

XS
SM
MD
LG