Tautan-tautan Akses

Tayangan Acara VOA di Iran Diganggu


Neda Agha-Soltan, demonstran oposisi yang ditembak tewas di Teheran dalam unjuk rasa tanggal 20 Juni 2009.

Neda Agha-Soltan, demonstran oposisi yang ditembak tewas di Teheran dalam unjuk rasa tanggal 20 Juni 2009.

Iran berusaha mengganggu siaran dokumenter VOA mengenai seorang demonstran perempuan yang ditembak mati di Teheran.

Seksi bahasa Parsi Voice of America, PNN, mengatakan Iran berusaha mengganggu siaran dokumenter televisi mengenai seorang demonstran perempuan yang ditembak mati dalam unjuk rasa paska pemilu tahun lalu di Teheran.

PNN mengatakan mereka menerima banyak keluhan dari pemirsa Iran bahwa siaran mereka diganggu segera setelah mulai mengudarakan dokumenter mengenai Neda Agha-Soltan hari Rabu.

PNN mengatakan para pemirsa di berbagai daerah Iran juga memberitahu VOA bahwa listrik mereka dipadamkan tidak lama setelah dokumenter itu mengudara. Namun, dokumenter tersebut juga tersedia dalam internet dan telah di-download puluhan ribu kali.

VOA berencana melakukan siaran ulang dokumenter itu tanggal 12 Juni 2010, pada hari peringatan satu tahun pemilihan presiden Iran yang disengketakan, dan tanggal 20 Juni 2010, genap satu tahun meninggalnya Neda Agha-Soltan.

Neda ditembak mati di Teheran, kemungkinan oleh pasukan keamanan Iran, pada waktu demonstrasi anti-pemerintah yang terjadi setelah pemilihan presiden. Gambar-gambar telepon tangan dan sebuah video menunjukkannya pada saat-saat sebelum meninggal dan disaksikan secara luas di seluruh dunia, dan namanya menjadi semboyan pembakar semangat massa yang berdemonstrasi menuntut reformasi di Iran.

XS
SM
MD
LG