Tautan-tautan Akses

Tanggapan Para Pemantau Pemilu di Armenia Beragam


Ketua Partai Republik, Presiden Armenia Serge Sarkisyan (kanan) berbicara kepada media setelah memberikan suara di TPS Yerevan dalam pemilu hari Minggu (6/5).

Ketua Partai Republik, Presiden Armenia Serge Sarkisyan (kanan) berbicara kepada media setelah memberikan suara di TPS Yerevan dalam pemilu hari Minggu (6/5).

Pemilu hari Minggu di Armenia mendapat pujian sebagai kompetitif dan damai, namun muncul kecaman atas pelanggaran adanya tekanan terhadap para pemilih.

Pemantau internasional memuji pemilu hari Minggu di Armenia sebagai kompetitif dan damai, tapi mengecam pelanggaran karena merongrong pemungutan suara, termasuk tekanan terhadap pemilih dan proses pengaduan tidak memadai.

Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) mengatakan Senin bahwa Armenia pantas mendapat pengakuan atas reformasi pemilu serta kampanye yang terbuka dan damai di sana. Tapi pengamat OSCE mengatakan kerangka hukum yang kuat untuk pelaksanaan pemungutan suara itu dirusak oleh penyimpangan di mana pihak-pihak yang terlibat tidak mematuhi hukum itu dan komisi pemilu gagal menegakkannya.

Hasil yang dirilis Senin menunjukkan partai berkuasa Presiden Armenia Serzh Sarkisyan memenangkan mayoritas kursi dalam pemilihan parlemen hari Minggu.

Komisi Pemilihan Pusat Armenia mengatakan Partai Republik Sarkisyan meraih 44 persen suara, dengan mantan mitra koalisi, partai Armenia Sejahtera, pada posisi kedua dengan 30 persen suara. Partai oposisi Kongres Nasional Armenia, yang dipimpin oleh mantan presiden Levon Ter-Petrosian, pada posisi ketiga dengan suara jauh lebih kecil.

Kampanye pemilihan anggota parlemen berpusat pada pengangguran, kemiskinan dan perselisihan Armenia dengan negara tetangga Turki dan Azerbaijan yang sudah berlangsung lama.
XS
SM
MD
LG