Tautan-tautan Akses

Taliban Afghanistan Tutup Kantor di Qatar


Kelompok Taliban Afghanistan mengatakan tidak lagi menggunakan kantor mereka yang baru di ibukota Qatar, Doha (foto: dok).

Kelompok Taliban Afghanistan mengatakan tidak lagi menggunakan kantor mereka yang baru di ibukota Qatar, Doha (foto: dok).

Kelompok Taliban Afghanistan menutup kantornya di ibukota Qatar, Doha, sebagai protes atas disingkirkannya simbol-simbol Taliban dari kantor tersebut.

Seorang pejabat Taliban Afghanistan mengatakan kelompok militan itu tidak lagi menggunakan kantornya yang baru di ibukota Qatar, Doha, sebagai protes atas disingkirkannya simbol-simbol Taliban dari kantor tersebut.

Pejabat Taliban yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada beberapa kantor berita bahwa wakil-wakil Taliban menjauh dari kantor itu dalam beberapa hari belakangan dan menolak menerima telepon.

Kelompok pemberontak Afghanistan itu membuka kantor tersebut atas persetujuan Qatar pada 18 Juni, serta memasang bendera putih dan plakat bertulisan Emirat Islam Afghanistan. Ini aalah nama yang juga digunakan pemerintah Taliban yang berkuasa di Afghanistan hingga invasi yang dipimpin Amerika menggulingkannya pada tahun 2001.

Pihak berwenang Qatar segera menyingkirkan bendera dan plakat itu setelah Presiden Afghanistan Hamid Karzai menyatakan berkeberatan atas simbol-simbol tersebut, seraya menyebutnya sebagai upaya Taliban menciptakan pemerintah tandingan.

Kantor di Doha dimaksudkan untuk menjadi arena pembicaraan antara dewan perdamaian yang diangkat Karzai dan Taliban, yang telah berjuang dalam pemberontakan selama satu dekade melawan pemerintah Afghanistan dan pasukan internasional pimpinan Amerika yang mendukungnya.

Belum ada pernyataan langsung mengenai status kantor Taliban dari pemerintah Qatar maupun Afghanistan.
XS
SM
MD
LG