Tautan-tautan Akses

Taliban Afghanistan Desak Pengikutnya Abaikan Propaganda Musuh


Mullah Akhtar Mohammad Mansour menjadi pemimpin kelompok militan Taliban yang baru setelah tewasnya Mullah Omar (foto: dok).

Mullah Akhtar Mohammad Mansour menjadi pemimpin kelompok militan Taliban yang baru setelah tewasnya Mullah Omar (foto: dok).

Kelompok Taliban Afghanistan mengkonfirmasi tewasnya pemimpin mereka, Mullah Omar, minggu lalu.

Kelompok Taliban Afghanistan telah mendesak para pengikutnya untuk mengabaikan "propaganda musuh" tentang adanya perpecahan dalam gerakan mereka, dan bersatu untuk mendukung pemimpin Taliban yang baru.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, Selasa (4/8) tersebut, meminta para pendukung Taliban untuk "membantu menulis pesan dan surat-surat pada media sosial" untuk menunjukkan bersatunya gerakan mereka.

Taliban menegaskan pekan lalu bahwa Mullah Omar, pemimpin mereka yang bermata satu, tewas setelah badan keamanan Afghanistan mengatakan sebelumnya bahwa ia telah meninggal pada April 2013.

Wakilnya, Mullah Akhtar Mansoor, kemudian disebut sebagai pemimpin baru. Tapi kerabat Mullah Omar, termasuk anaknya Yaqub dan saudara Omar, Manan, menolak kepemimpinan Mansoor dan menyerukan pemilu baru.

Sementara itu, pemerintah Afghanistan melarang setiap acara berkabung bagi kematian Mullah Omar, dengan mengatakan Senin (3/8) malam, bahwa hal itu akan menyebabkan "penderitaan dan penghinaan" terhadap ribuan korban kekejaman Taliban.

XS
SM
MD
LG