Tautan-tautan Akses

KBRI Paris: Tak Ada WNI Terlibat dalam Insiden Charlie Hebdo


Bekas tembakan tampak di sebuah jendela pada kantor tabloid mingguan Charlie Hebdo di Paris (7/1).

Bekas tembakan tampak di sebuah jendela pada kantor tabloid mingguan Charlie Hebdo di Paris (7/1).

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris memastikan tidak ada WNI yang terlibat dalam insiden penembakan di kantor tabloid satir Charlie Hebdo.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Perancis memastikan tidak ada WNI yang terlibat baik sebagai korban, pelaku ataupun saksi – dalam insiden penembakan di kantor tabloid satir Charlie Hebdo di Paris hari Rabu.

Kepala Fungsi Penerangan, Henry Kaitjily, mengatakan kepada VOA hari Kamis KBRI mengukuhkan hal tersebut setelah berkoordinasi dengan berbagai asosiasi WNI di Perancis.

“Kita mempunyai asosiasi masyarakat Indonesia yang berada di Perancis yang tergabung dalam Franco Indonesia. Ada 43 asosiasi yang tercatat di KBRI. Melalui asosiasi tersebut kami menyampaikan himbauan, waspada terhadap kejadian tersebut dan berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Henry Kaitjily.

Menurut KBRI, ada lebih dari 5.000 WNI yang tinggal di Perancis, dan 2.000 diantaranya di Paris.

Kaitjily menambahkan pihak Kedutaan telah menyampaikan ucapan belasungkawa secara resmi kepada pemerintah Perancis.

Dia juga menegaskan kembali bahwa Indonesia mengutuk aksi penembakan yang menewaskan 12 orang itu.

Insiden itu terjadi hari Rabu (7/1) ketika tiga laki-laki bersenjata melepaskan tembakan di kantor tabloid satir mingguan yang terkenal karena karikaturnya yang kerap mengolok-olok ekstremisme Muslim.

XS
SM
MD
LG