Tautan-tautan Akses

Taiwan Rencanakan Latihan MIliter di Laut Yang Disengketakan


Itu Aba, yang disebut juga pulai Taiping di Laut China Selatan (Foto: dok). Pasukan angkatan laut dan garda pantai akan melakukan latihan SAR dekat pulai Taiping yang juga dikenal Taiwan sebagai Itu Aba.

Itu Aba, yang disebut juga pulai Taiping di Laut China Selatan (Foto: dok). Pasukan angkatan laut dan garda pantai akan melakukan latihan SAR dekat pulai Taiping yang juga dikenal Taiwan sebagai Itu Aba.

Latihan di kepulauan Spratly ini meningkatkan usaha Taiwan sejak 2015 untuk dianggap sebagai pemain kemanusian dalam sengketa maritim yang memecah belah dan terfokus pada bagaimana menanggapi ekspansi cepat China .

Taiwan merencanakan latihan militer yang tidak biasanya di Laut Cina Selatan yang disengketakan untuk menunjukkan pada saingan-saingannya dan negara-negara besar dunia bahwa Taiwan ingin meredakan pertikaian maritim yang melibatkan banyak pihak itu ketimbang mengobarkannya.

Pasukan angkatan laut dan garda pantai akan melakukan latihan SAR dekat pulai Taiping yang juga dikenal Taiwan sebagai Itu Aba. Mereka, contohnya, akan berlatih membantu para pelaut yang dihantam badai dan membutuhkan tempat perlindungan.

Latihan di kepulauan Spratly ini meningkatkan usaha Taiwan sejak 2015 untuk dianggap sebagai pemain kemanusian dalam sengketa maritim yang memecah belah dan terfokus pada bagaimana menanggapi ekspansi cepat China .

Jonathan Spangler, direktur organisasi South China Sea Think Tank yang berbasis di Taiwan, mengatakan, Taiwan sudah lama berusaha menempatkan dirinya sebagai pencipta perdamaian regional dalam sengketa Laut Cina Selatan. Karena itu, katanya, ”Operasi Kemanusiaan dan SAR dekat Itu Aba merupakan langkah strategis berikutnya dalam mendukung retorika politiknya dengan tindakan.”

Taiwan dan China mengklaim kawasan yang sama di Laut Cina Selatan sejak 2010. China mempertegas klaimnya dengan melakukan pembuatan pulau buatan dan penempatan militer di kawasan yang kaya ikan dan minyak itu. Langkah China ini menimbulkan kekhawatiran negara-negara Asia Tenggara yang lebih kecil seperti Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Negara-neraga itu juga memiliki klaim wilayah di Laut Cina Selatan yang bertentangan dengan China . [ab/as]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG