Tautan-tautan Akses

Cegah Demonstrasi Anti-Pemerintah, Aparat Suriah Tahan Lebih dari 1.000


Gambar yang diambil dari kamera amatir ini memperlihatkan para tentara Suriah di Dara'a berjalan di antara warga sipil yang tiarap di aspal dan tangannya diikat, Selasa (3/5).

Gambar yang diambil dari kamera amatir ini memperlihatkan para tentara Suriah di Dara'a berjalan di antara warga sipil yang tiarap di aspal dan tangannya diikat, Selasa (3/5).

Banyak tahanan laki-laki telah dipukuli dalam kampanye penangkapan yang mencakup perempuan, remaja dan orang tua.

Pasukan keamanan Suriah menggencarkan penindakan mereka terhadap demonstran oposisi dengan menahan lebih dari 1.000 orang dalam tiga hari terakhir sementara kecaman internasional terhadap pemerintah Presiden Bashar al-Assad meningkat.

Kepala Organisasi Nasional Hak Asasi Manusia di Suria, Ammar Qurabi, mengatakan bahwa di daerah-daerah perkotaan telah terjadi peningkatan aksi pihak berwenang yang menangkapi orang-orang yang dianggap berpotensi melakukan aksi protes.

Organisasi-organisasi hak asasi lain, termasuk Amnesty International, mengatakan banyak tahanan laki-laki telah dipukuli dalam kampanye penangkapan yang mencakup perempuan, remaja dan orang tua, tetapi telah gagal mencegah aksi-aksi protes.

Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah mengatakan pada situs internetnya bahwa ratusan orang yang ditangkap dalam beberapa hari terakhir, Selasa, dituduh telahmerendahkan martabat negara. Pelaku pelanggaran tersebut bisa mendapat hukuman tiga tahun penjara.

Demonstrasi-demontrasi berlanjut dengan ribuan orang berkumpul di pelabuhan minyak Banias, Selasa, untuk menuntut agar pemerintah menghentikan pengepungan terhadap kota Dara'a. Para aktivis mengatakan para pengunjuk rasa membawa roti sebagai lambang solidaritas mereka dengan penduduk kota Dara'a.

XS
SM
MD
LG