Tautan-tautan Akses

AS

Suriah Menjadi Ancaman Besar terhadap Amerika


Direktur Intelijen Nasional, James Clapper memberikan kesaksian di hadapan komite angkatan bersenjata Senat AS, Selasa (9/2).

Direktur Intelijen Nasional, James Clapper memberikan kesaksian di hadapan komite angkatan bersenjata Senat AS, Selasa (9/2).

Suriah dengan cepat menjadi pusat dari sebuah dunia tidak menentu, dan tempat uji untuk ancaman-ancaman serius yang dihadapi Amerika.

Penilaian suram ini datang Selasa (9/2), selagi pejabat tinggi intelijen AS memberi penjelasan kepada anggota parlemen di Washington tentang "Penilaian Ancaman di Seluruh Dunia" terbaru yang disajikan oleh Direktur Intelijen Nasional, James Clapper dan digambarkannya sebagai "serangkaian kehancuran."

Banyak keprihatinan dalam kajian terbaru ini sudah kita dengar, mulai dari kelompok teror seperti ISIS dan al-Qaida sampai negara yang menyeponsori teror seperti Iran, dan Rusia, yang dengan agresif hendak memainkan peran di panggung dunia sebagai pesaing terhadap kekuatan Amerika.

Namun, meskipun berbeda tujuan dan caranya, satu hal yang mengaitkan kebanyakan ancaman ini adalah Suriah, di mana AS dan sekutu koalisinya sejauh ini membatasi keterlibatannya untuk mendukung kekuatan anti-ISIS.

Akibat perang saudara dan krisis kemanusiaan yang semakin besar, Suriah menyaksikan setiap negara berusaha memaksakan kehendaknya pada negara yang terkoyak perang itu.

Hingga kini, konflik itu telah menarik lebih dari 38.200 orang asing bertempur, termasuk setidaknya 6.900 dari negara Barat, kata Clapper kepada anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat AS.

Lebih separuh dari mereka diperkirakan telah bergabung dengan ISIS yang mendeklarasikan kekhalifahan dan sesumbar punya kekuatan 25.000 anggota, meskipun Amerika dan koalisinya telah melakukan serangan udara selama lebih dari setahun .

Tapi ketahanan kelompok itu, berkat basisnya di Suriah, hanya salah satu faktor yang memungkinkan ISIS jadi “ancaman teroris utama”, Clapper memperingatkan.

Ditambahkan oleh Clapper, salah satu keprihatinan utama adalah bagaimana kelompok itu memanfaatkan krisis kemanusiaan Suriah untuk menyebarkan jangkauannya. [ps/jm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG