Tautan-tautan Akses

Suriah Bertempur Lawan Pemberontak dekat Perbatasan Lebanon


Keluarga Suriah memarkir bus mereka dan menetap di kota perbatasan Lebanon Suriah setelah meninggalkan Yabroud.

Keluarga Suriah memarkir bus mereka dan menetap di kota perbatasan Lebanon Suriah setelah meninggalkan Yabroud.

Angkatan bersenjata pemerintah Suriah yang didukung oleh sekutu milisi Hezbollah Lebanon, bertempur melawan para pemberontak di kawasan pegunungan dekat perbatasan Lebanon, dalam apa yang disebut “Pertempuran Qalamaun.”

Pesawat-pesawat Suriah membantu operasi itu, yang mendesak makin banyak pengungsi ke wilayah perbatasan ke negara tetangga Lebanon.

Video amatir menunjukkan, pesawat pemerintah Suriah menjatuhkan bom-bom gentong di atas kota perbatasan Yabroud di wilayah pegunungan yang dikenal dengan nama Qalamoun. Asap hitam menyerupai jamur raksasa terlihat akibat ledakan bom itu.

TV Future Lebanon melaporkan, 300 pengungsi Suriah melarikan diri dari kawasan sekitar Yabroud, ke kota Arsal yang sebagian besar dihuni warga Sunni di Lebanon. Stasiun TV itu menunjukkan para pengungsi tiba dengan truk dari Suriah dan mendirikan tenda-tenda di pedesaan itu.

Seorang pria muda dari Yabroud melarikan diri dari kota tersebut karena mempunyai 5 anak dan kota Yabroud diserang dari udara dengan segala macam senjata, termasuk roket dan bom gentong. Dia menambahkan, bahkan jalan keluar dari kota itu juga dibom.

Riad Kahwaji, yang mengetuai Institut untuk Timur Dekat dan Analisa Militer Teluk mengatakan kepada VOA bahwa pertempuran Qalamoun sangat strategis, baik bagi pemerintah maupun Hezbollah. Dia mengatakan, pertempuran itu dimulai akhir tahun lalu dan dipertarungkan dari desa ke desa.

Sekelompok perempuan dan anak-anak berkumpul di tempat terbuka, setelah diungsikan oleh PBB dan para pekerja Bulan Sabit Merah Suriah, dari pusat kota Homs yang dikuasai pemberontak.

Komandan pasukan PBB, Yacoub Helou mengatakan pada saluran televisi Sky News Arabia bahwa 1.400 penduduk sipil telah diungsikan dari kota sejak operasi dimulai minggu lalu.

Gubernur Homs, Talal Barazi, mengatakan kepada wartawan, operasi kemanusiaan itu diperpanjang 3 hari lagi dari waktu yang ditentukan sebelumnya selama 3 hari. Tembakan mortir dan roket, serta tembakan yang dilakukan oleh penembak tersembunyi berulang kali membuat operasi itu tertunda.

Video amatir menunjukkan akibat serangan bom gentong yang dijatuhkan oleh helikopter pemerintah di kota Aleppo, hari Kamis. Para saksi mata mengatakan, helikopter-helikopter itu menyerang 8 daerah yang dikuasai pembrontak di kota itu. Puluhan korban dilaporkan tewas.

Badan Pengamat HAM Suriah yang bermarkas di London mengatakan, lebih dari 230 orang tewas tiap hari sejak serangan bom gentong itu dimulai sekitar tanggal 22 Januari lalu.

XS
SM
MD
LG