Tautan-tautan Akses

Sudan Selatan Batalkan Perintah Usir Pekerja Asing


Menteri Luar Negeri Sudan Selatan Barnaba Marial Benjamin mengatakan mengizinkan pekerja asing untuk tetap tinggal (17/9).

Menteri Luar Negeri Sudan Selatan Barnaba Marial Benjamin mengatakan mengizinkan pekerja asing untuk tetap tinggal (17/9).

Pemerintah Sudan Selatan mengatakan Rabu (17/9), mereka tidak akan mengusir pekerja asing, kontras dengan pernyataan mereka sehari sebelumnya.

Hari Rabu (17/9), para pejabat negara yang hancur akibat perang itu mengatakan akan “membatalkan” perintah untuk mengusir para pekerja asing dan mengganti mereka dengan pekerja lokal.

Menteri Luar Negeri Sudan Selatan Barnaba Marial Benjamin mengatakan isu ini “akan dibahas lagi.”

Jika negara itu benar membatalkan keputusan itu kurang dari sehari setelah mengumumankannya, ini akan merupakan ketiga kalinya dalam beberapa tahun ini mereka memerintahkan pengusiran pekerja asing tetapi lalu mencabut perintah tersebut.

Menurut seorang analis, ini tampaknya mengindikasikan keputusan terbaru itu dirilis terlalu dini dan pemerintah masih dalam proses merancang peraturan tenaga kerja.

Puluhan ribu pekerja terlatih – banyak dari Ethiopia, Eritrea, Kenya, Sudan dan Uganda – kini bekerja di Sudan Selatan. Mereka bekerja di bidang jaringan ponsel, perbankan, perminyakan, hotel dan sektor infrastruktur penting lainnya.

Sudan Selatan menghadapi kelangkaan pekerja terlatih, dengan hanya seperempat penduduknya melek aksara.

XS
SM
MD
LG