Tautan-tautan Akses

Studi: Suara Merdu Tarik Lawan Jenis


Burung kenari dalam kandangnya di Randalstown, Irlandia Utara.

Burung kenari dalam kandangnya di Randalstown, Irlandia Utara.

Demikian salah satu penemuan studi baru mengenai burung kenari jantan, yang memiliki hormon-hormon yang sama dengan manusia.

Ingin menarik perhatian wanita? Bernyanyilah, tapi pastikan suara Anda tidak sumbang.

Itu adalah salah satu penemuan dari sebuah studi baru mengenai burung kenari jantan, yang kualitas dan frekuensi lagu yang dinyanyikannya berubah seiring musim. Hormon testosteron pada pejantan berperan dalam perilaku yang berubah ini, dan para peneliti di Johns Hopkins University bertanya-tanya bagaimana peningkatan tingkat hormon dalam otak burung dapat berdampak pada suaranya.

Mereka meneliti tiga kelompok burung. Satu kelompok menerima suntikan testosteron di POM -- wilayah otak yang mengontrol motivasi seksual pada banyak binatang maupun manusia. Kelompok kedua menerima testosteron di seluruh otak, sementara grup ketiga tidak mendapatkan apapun.

Kelompok pertama bernyanyi, namun tidak begitu merdu. Sementara itu, burung kenari di kelompok kedua menunjukkan vokalisasi berkualitas bintang.

Beau Alward, kepala tim penelitian, menjelaskan, "hal itu menunjukkan bahwa testosteron perlu bekerja di wilayah-wilayah otak yang berbeda untuk meregulasi komponen-komponen speisifk dalam fenomena sosial yang kompleks ini." Komponen-komponen tersebut termasuk kualitas lagu dan proses menarik perhatian si betina.

Karena hormon-hormon dalam burung kenari identik dengan yang ada pada manusia, hasil dari studi ini dapat menjelaskan bagaimana testosteron bekerja dalam otak untuk mengatur bicara dan bagaimana penggunaan steroid berdampak pada perilaku-perilaku seksual. Studi ini muncul di Proceedings of the National Academy of Sciences.
XS
SM
MD
LG