Tautan-tautan Akses

Studi: Kontrol Tembakau Selamatkan Jutaan Orang


Rokok masih menewaskan sekitar 443.000 orang Amerika setiap tahun dan merupakan penyebab utama kanker paru-paru, stroke dan penyakit jantung.

Rokok masih menewaskan sekitar 443.000 orang Amerika setiap tahun dan merupakan penyebab utama kanker paru-paru, stroke dan penyakit jantung.

Jurnal American Medical Association (AMA) melaporkan upaya pengontrolan tembakau sejak 1964 telah meningkatkan harapan hidup orang-orang berusia 40 tahun di AS.

Para peneliti di Amerika Serikat mengatakan langkah-langkah anti-merokok telah menyelamatkan delapan juta orang Amerika sejak laporan terobosan mengenai merokok dan kesehatan 50 tahun lalu.

Jurnal American Medical Association (AMA) melaporkan Selasa (7/1) bahwa kontrol-kontrol atas tembakau sejak 1964 telah meningkatkan harapan hidup orang-orang berusia 40 tahun di AS.

Namun AMA melaporkan bahwa upaya-upaya harus dilanjutkan untuk mengurangi angka kematian akibat rokok di negara itu.

Laporan mantan Kepala Bagian Kesehatan Militer AS, Luther Terry', pada 1964 yang secara konklusif mengaitkan rokok dengan kanker paru-paru mengejutkan negara itu di saat lebih dari 40 persen orang dewasa Amerika merokok. Jumlah itu sekarang mencapai 18 persen.

Laporan itu mengarah pada usaha-usaha anti-merokok seperti label-label peringatan pada bungkus rokok dan larangan iklan rokok di radio dan televisi.

Namun rokok masih menewaskan sekitar 443.000 orang Amerika setiap tahun dan merupakan penyebab utama kanker paru-paru, stroke dan penyakit jantung.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa puluhan negara lain telah melakukan upaya yang baik untuk mencoba mengekang penggunaan tembakau, dengan memberlakukan pajak-pajak yang lebih tinggi, dengan label peringatan kesehatan yang jelas pada rokok dan larangan iklan rokok.

Karena pertumbuhan penduduk, jumlah perokok di seluruh dunia telah meningkat dan persentasenya tetap tinggi di banyak negara. Lebih dari setengah pria merokok di Rusia, Indonesia dan Armenia, dan lebih dari satu dari empat perempuan merokok di Chili, Perancis dan Yunani.
XS
SM
MD
LG