Tautan-tautan Akses

Album Stiker Piala Dunia Naik Daun di Amerika


Philippe Sion displays his trading books from the last three World Cups. (Rachel Dornhelm)

Philippe Sion displays his trading books from the last three World Cups. (Rachel Dornhelm)

Masih ingat dengan album stiker Panini yang populer setiap ajang Piala Dunia? Tradisi yang sudah lama dikenal dunia termasuk di tanah air, justru baru sekarang mulai populer di Amerika.

Di luar stasiun di Kota San Fransisco, Phillipe Sion bertemu dengan Bolivar Assink, atau biasa dipanggil Bolo, untuk saling bertukar koleksi stiker mereka. Ini pertemuan mereka yang kedua kali dalam kurang dari seminggu. Awalnya mereka saling kenal lewat situs internet Craiglist.

Targetnya yaitu mengumpulkan 640 stiker, satu stiker untuk setiap satu pemain dalam setiap tim. Satu pak berisi 7 stiker berharga sekitar 1 dollar sehingga banyak orang beli duplikat. Sion butuh beberapa kartu pemain dari tim Pantai Gading. Bolo lalu mengenalkannya kepada pengguna Craiglist lain lewat telepon.

Philippe Sion, lahir Switzerland, melihat halaman tim Swiss di album Panini-nya (Rachel Dornhelm)

Philippe Sion, lahir Switzerland, melihat halaman tim Swiss di album Panini-nya (Rachel Dornhelm)

Saat Jan Piotrowski, seorang eksekutif bidang finansial datang, ia sadar kalau ternyata dirinya telah membuat janji bertemu Sion pada hari itu juga.

Tapi pertemuan ini berjalan lancar, apalagi setelah Piotrowsky membuka tasnya dan mengeluarkan setumpuk kantong kertas yang berisi stiker. Ia mencopot beberapa stikernya lalu diberikan kepada Sion.


Sensasi stiker internasional

Album stiker buatan Italia ini telah menjadi sensasi mendunia selama beberapa dekade. Sion mengenal hobi ini dari negeri kelahirannya Switzerland, ia melengkapi album koleksi pertamanya di tahun 1982. Sedangkan Bolo mengenal hobi ini di Ekuador.

“Saya jadi ingat masa-masa muda,” katanya, “bertemu dengan orang-orang baik adalah hal yang paling menyenangkan dari hobi ini”

Keduanya mengatakan ini pertama kalinya mereka tahu kalau album stiker ada di Amerika.

Kupsco menemukan album stiker pertama kali saat ia sedang bepergian ke Meksiko bulan lalu. Saat ia kembali ke San Fransisco, ia mencari album sticker lewat Craiglist. “Baru kemarin saya posting di Craiglist,” katanya, “dan dalam waktu 24 jam saya bisa dapat 150 stiker. Ini gila, bukan?!”

Sion, yang bertemu Kupsco di sebuah kedai kopi beranggapan sama.

“Hari ini ada orang yang bertukar stiker dengan saya menyetir di jalan menuju hotel”, katanya. “Dia bahkan tidak keluar dari mobil. Kita bertukar stiker dari jendela mobil. Dia hanya bilang, saya kurang nomor 149. Tolong sebar infonya.”

Menciptakan pertemanan

Di luar stasiun Powell Street, tampak Bolo memeluk beberapa teman barunya sebelum ia kembali ke tempat kerjanya, restauran. Phillipe Sion pun menghargai apa yang dilakukan Bolo.

“Kita itu seperti sejenak saling masuk ke dalam hidup seseorang, mengenal apa yang kita senangi, dan ditengahnya ada stiker-stiker ini,” katanya.

Para pecinta stiker bola ini akan mendapat kesempatan bertemu kembali, khususnya saat stiker Piala Dunia Rusia 2018 keluar di pasaran.
XS
SM
MD
LG