Tautan-tautan Akses

AS

Snowden Bocorkan Rahasia Baru Anggaran Intelijen AS


Kantor Badan Keamanan Nasional Amerika di Fort Meade, negara bagian Maryland, tempat Edward Snowden sempat bekerja sebagai pegawai kontrak (Foto: dok).

Kantor Badan Keamanan Nasional Amerika di Fort Meade, negara bagian Maryland, tempat Edward Snowden sempat bekerja sebagai pegawai kontrak (Foto: dok).

Harian Washington Post mengungkapkan “anggaran hitam” yang disisihkan untuk operasi program pengintaian sebesar $52,6 miliar dalam tahun fiskal 2013, Kamis (29/8).

Mantan pegawai intelijen Amerika Edward Snowden telah membocorkan dokumen rahasia baru yang untuk pertama kalinya, mengungkapkan cara Amerika menggunakan puluhan miliar dolar setiap tahun untuk program mata-mata.

Harian Washington Post hari Kamis mengungkapkan “anggaran hitam” $52,6 miliar yang disisihkan untuk operasi dalam tahun fiskal 2013.

Walaupun pemerintah Amerika setiap tahun mengungkapkan semua anggaran intelijen, dokumen 178-halaman itu menjabarkan rincian berapa banyak uang yang dialokasikan untuk setiap badan hingga tingkat tertentu, dan untuk apa uang itu digunakan. Surat kabar tersebut melaporkan bahwa Snowden adalah sumber dokumen itu.

Menurut Washington Post, CIA menerima sebagian besar dana semua badan intelijen dengan anggaran yang diusulkan sebesar $ 14,7 miliar untuk tahun 2013. Ini lebih dari 50 persen di atas anggaran untuk Badan Keamanan Nasional.

Walaupun surat kabar itu memuat grafik dan bagan yang melacak masing-masing pengeluaran dari ke-16 badan masyarakat intelijen, Washinton Post mengatakan pihaknya menahan sebagian informasi, setelah berkonsultasi dengan para pejabat Amerika yang mengutarakan keprihatinan akan risiko terhadap sumber-sumber intelijen dan tekniknya.

Snowden, sumber di belakang bocornya informasi intelijen terbesar dalam sejarah Amerika itu, melarikan diri tiga bulan lalu dari Hawaii dengan membawa banyak rahasia penting. Ia sekarang tinggal dalam suaka sementara di Rusia, walaupun pihak berwenang Amerika telah mengusahakan ekstradisi terhadapnya untuk menghadapi dakwaan spionase.
XS
SM
MD
LG