Tautan-tautan Akses

Situs Utama WikiLeaks Dilumpuhkan Serangan Cyber


WikiLeaks mengumumkan lewat Twitter bahwa situs utamanya dilumpuhkan oleh serangan cyber hari Selasa (30/8).

WikiLeaks mengumumkan lewat Twitter bahwa situs utamanya dilumpuhkan oleh serangan cyber hari Selasa (30/8).

Situs yang membocorkan banyak informasi rahasia Deplu AS tersebut memberikan link baru sebagai solusi bagi pengunduh berita dari situsnya.

Kelompok anti-kerahasiaan WikiLeaks mengatakan melalui Twitter, bahwa situs utamanya telah dilumpuhkan oleh serangan cyber, Selasa (30/8). Namun situs itu telah menyediakan sebuah link di mana katanya pengunjung masih dapat memilah banyak surat-kawat diplomatik Amerika yang dibocorkan. Dalam pesan kedua beberapa menit kemudian, kelompok itu menyediakan link untuk apa yang disebut situs “mirror” di mana halaman utama dapat juga dilihat.

Serangan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Departemen Luar Negeri Amerika mengecam dimuatnya bocoran surat-kawat diplomatik terbaru WikiLeaks secara besar-besaran, dengan mengatakan pembocoran itu adalah ancaman yang gawat terhadap perorangan yang namanya dimuat dalam dokumen itu dan terhadap keamanan nasional Amerika.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Victoria Nuland mengatakan hari Selasa pembocoran surat kawat itu juga merongrong usaha diplomatik Amerika untuk menyelesaikan masalah bersama.

Wikileaks dalam satu minggu ini telah memuat dalam situsnya lebih dari 125 ribu suratkawat Departemen Luar Negeri Amerika. Sebelumnya, WikiLeaks memuat kira-kira 20 ribu dokumen. Menurut beberapa media berita, surat-kawat yang baru dimuat ini memuat nama-nama sejumlah sumber yang telah meminta perlindungan dan agar indentitas mereka jangan diungkapkan.

Dalam pesan Twitternya, WikiLeaks membantah bahwa pihaknya telah mengungkapkan sumber. Pesan Twitter itu mengatakan harian New York Times, yang termasuk suratkabar pertama melaporkan WikiLeaks telah menyebut nama-nama perorangan yang dilindungi, “mengiler, pikun, dan jahat.”

XS
SM
MD
LG