Tautan-tautan Akses

Situs-Situs Internet NATO Jadi Sasaran Serangan Peretas


Seorang warga pro-Rusia membawa poster anti-NATO di Ukraina

Seorang warga pro-Rusia membawa poster anti-NATO di Ukraina

NATO menyatakan beberapa situsnya di Internet menjadi sasaran serangan dunia maya. Ini tampaknya merupakan perkembangan terakhir di dunia maya yang mencerminkan berkembangnya ketegangan mengenai Krimea.

Seorang juru bicara koalisi militer tersebut, Oana Lungescu mengatakan serangan itu tidak berdampak terhadap operasional NATO.

NATO tidak menyebutkan siapa yang bertanggungjawab melumpuhkan situs-situsnya dengan distributed denial of services attack yang membuat para pengguna tidak dapat memperoleh akses layanan situs tersebut. Namun, sebuah kelompok yang mengaku bernama cyber berkut menyatakan bahwa upaya itu dilakukan oleh warga patriotis Ukraina yang marah atas apa yang mereka anggap sebagai campur tangan NATO terhadap negara mereka.

Krimea, yang diduduki pasukan Rusia dan penduduknya kebanyakan berbahasa Rusia, hari Minggu menyelenggarakan referendum mengenai pemisahan diri Ukraina untuk bergabung dengan Rusia. Negara-negara anggota NATO menentang referendum itu, serta menyebutnya tidak konstitusional dan praktis merupakan pencaplokan wilayah berdaulat Ukraina. Ukraina diguncang kekacauan yang menyebabkan tersingkirnya Presiden Viktor Yanukovych yang pro-Rusia, karena kemarahan yang meluap atas penolakannya menjalin hubungan lebih erat dengan Uni Eropa dan lebih cenderung menjalin hubungan baik dengan Moskow.

Cyber berkut adalah istilah yang mengacu pada polisi anti huru-hara yang digunakan pemimpin tersingkir itu.
XS
SM
MD
LG