Tautan-tautan Akses

Situs Berita Selebriti Gawker.com Akan Ditutup


Mantan pegulat profesional Hulk Hogan (kiri) bersama pengacaranya di pengadilan di St. Petersburg, Florida, Maret 2016.

Mantan pegulat profesional Hulk Hogan (kiri) bersama pengacaranya di pengadilan di St. Petersburg, Florida, Maret 2016.

Bulan Maret, juri Amerika memerintahkan bintang gulat Hulk Hogan mendapat total ganti rugi $140 juta dolar setelah Gawker memasang rekaman video seksnya.

Gawker.com, situs berita selebriti milik Gawker Media, akan ditutup minggu depan setelah perintah pengadilan untuk membayar US$140 juta kepada bintang gulat Hulk Hogan terkait video seks menyebabkan perusahaan itu bangkrut.

Perkembangan itu terjadi beberapa hari setelah Univision setuju membeli Gawker Media, perusahaan perintis berita digital yang didirikan oleh Nick Denton senilai $135 juta. Pembelian oleh Univision itu secara resmi mencakup ketujuh merk media Gawker termasuk Jezebel, Gizmodo and Deadspin.

Denton menyampaikan berita itu kepada para stafnya pada hari yang sama hakim pengadilan pailit di Manhattan menyetujui pembelian oleh Univision itu.

Hogan, mantan pegulat profesional yang bernama asli Terry Bollea, menuntut Gawker karena memasang video yang menunjukkan ia berhubungan seks dengan istri temannya.

Kasus itu makin menarik perhatian setelah terungkap bahwa miliarder Silicon Valley, Peter Theil, diam-diam menanggung biaya gugatan hukum Hogan. Gawker membuka status Theil sebagai gay oleh sebuah situs milik Gawker tahun 2007.

Bulan Maret, juri Amerika memerintahkan bintang gulat Hogan mendapat total ganti rugi $140 juta dolar setelah Gawker memasang rekaman video itu.

Gawker mengajukan permohonan bangkrut bulan Juni untuk menghindari penutupan akibat keputusan itu.

Denton awal bulan ini mengajukan permohonan perlindungan kebangkrutan pribadi untuk menghentikan penyitaan asset-assetnya.

Meskipun Gawker dikecam karena pendekatannya yang tanpa tedeng aling-aling dalam peliputan selebriti, kasus itu menimbulkan pertanyaan mengenai apakah kepentingan yang berkuasa bisa menggunakan sumber daya mereka untuk membungkam media karena liputan yang tidak disukai. [my/al]

XS
SM
MD
LG