Tautan-tautan Akses

Sisa-Sisa Pesawat Antariksa Rusia Jatuh ke Lautan Pasifik


Pesawat antariksa tak berawak Rusia, 'Phobos-Grunt', sebelum peluncuran 9 November (foto: dok). Sisa-sisa pesawat ini jatuh ke Lautan Pasifik di lepas pantai selatan Chili.
Pesawat antariksa tak berawak Rusia, 'Phobos-Grunt', sebelum peluncuran 9 November (foto: dok). Sisa-sisa pesawat ini jatuh ke Lautan Pasifik di lepas pantai selatan Chili.

Sisa-sisa pesawat antariksa Rusia yang sedianya akan terbang ke bulan planet Mars, agaknya telah jatuh ke Lautan Pasifik, di lepas pantai selatan Chili.

Badan antariksa Rusia, Roscosmos, tadinya mengatakan bahwa pesawat antariksa tidak berawak yang beratnya 14 ton itu akan memasuki atmosfir bumi hari Minggu antara jam 1641 sampai jam 2105 waktu GMT, tapi dimana bagian-bagiannya yang tidak habis terbakar akan jatuh masih belum diketahui.

Laporan tentang jatuhnya bagian-bagian pesawat antariksa itu dikeluarkan oleh militer Rusia, tapi badan antariksa Rusia belum memberikan komentar apapun. Pesawat Phobos-Grunt yang tidak berawak itu diluncurkan tanggal 9 November tapi tidak bisa melepaskan diri dari orbit bumi, dan sejak itu garis edarnya semakin rendah.

Kata badan antariksa Rusia, Roscosmos, hanya bagian-bagian kecil seberat 200 kg dari pesawat yang berbobot 14 ton itu akan jatuh ke bumi, dan tidak akan mengakibatkan bahaya bagi manusia. Kira-kira 11 dari 14 ton berat pesawat itu terdiri dari bahan bakar roket yang akan terbakar habis ketika memasuki atmosfir bumi.

Pesawat Phobos itu tadinya diharapkan akan mendarat di bulan planet Mars, Phobos dan mengambil contoh-contoh tanah.

XS
SM
MD
LG