Tautan-tautan Akses

Singapura dan AS Berkomitmen Golkan TPP


Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam acara makan malam kenegaraan di Gedung Putih, Washington, DC (2/8). (AP/Jacquelyn Martin)

Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam acara makan malam kenegaraan di Gedung Putih, Washington, DC (2/8). (AP/Jacquelyn Martin)

PM Lee Hsien Loong mengatakan, persetujuan itu akan memberi Amerika akses ke pasar-pasar sebesar 40 persen dari ekonomi global.

Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menegaskan kembali komitmen mereka untuk meloloskan Kemitraan Trans-Pasifik atau TPP yang kontroversial itu.

Di Gedung Putih, Selasa (2/8), Obama dan Lee membahas TPP, pakta perdagangan 12 negara yang kini macet di Kongres.

“Jawabannya tidak bisa mundur dari perdagangan dalam ekonomi global,” kata Presiden Obama Selasa. “Tidak mungkin menarik diri mengingat betapa terintegrasinya ekonomi kita. Hal itu akan merugikan kita dan pekerja-pekerja kita. Jadi jawabannya, kita harus menjamin globalisasi dan perdagangan yang menguntungkan kita. Itu sebabnya kami hari ini kami mempertegas komitmen kami terhadap TPP.”

Ketika berpidato di Kamar Dagang Amerika, Senin, Lee mengatakan, persetujuan itu akan memberi Amerika akses ke pasar-pasar sebesar 40 persen dari ekonomi global.

Guna memperingati ulang tahun ke 50 hubungan Amerika dan Singapura, Lee dan Obama akan hadir pada jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih pada Selasa malam. [jm]

XS
SM
MD
LG