Tautan-tautan Akses

Singapore Airlines Kembali Berupaya Masuki Pasar India


Pesawat Airbus A380-841 milik maskapai penerbangan Singapore Airlines saat akan mendarat di bandara Changi, Singapura (Foto: dok). Singapore Airlines dan perusahaan India, Tata Group, mengajukan permohonan untuk membentuk sebuah perusahaan penerbangan layanan penuh berbasis di New Delhi, dengan modal awal 100 juta dolar, pekan lalu.

Pesawat Airbus A380-841 milik maskapai penerbangan Singapore Airlines saat akan mendarat di bandara Changi, Singapura (Foto: dok). Singapore Airlines dan perusahaan India, Tata Group, mengajukan permohonan untuk membentuk sebuah perusahaan penerbangan layanan penuh berbasis di New Delhi, dengan modal awal 100 juta dolar, pekan lalu.

Perusahaan penerbangan Singapore Airlines kembali berusaha masuk ke pasar India, bergabung dengan perusahaan India, Tata Group.

Pekan lalu Singapore Airlines dan perusahaan India, Tata Group, mengajukan permohonan untuk membentuk sebuah perusahaan penerbangan layanan penuh berbasis di New Delhi, dengan modal awal 100 juta dolar.

Pada pertengahan tahun 1990-an Singapore Airlines menemui kegagalan dalam upaya yang sama, dan tahun 2000 gagal dalam upaya membeli perusahaan penerbangan milik negara, Air India.

Jika diizinkan berdiri, perusahaan baru ini akan mulai melayani pasar India yang berpenduduk 1,2 miliar jiwa. Jjika tidak ada hambatan politik, perusahaan akan mulai beroperasi dalam setahun, dengan 49 persen saham dipegang Singapore Airlines.

Dalam beberapa tahun terakhir Singapore Airlines yang bernilai 10 miliar dolar berusaha berganti haluan, karena ketatnya persaingan dengan perusahaan Teluk seperti Emirates Airline, dan perusahaan negara tetangga seperti Garuda dan Malaysia Airlines, serta turunnya permintaan untuk jalur penerbangan ke Eropa.
XS
SM
MD
LG