Tautan-tautan Akses

Sheikh dari Bahrain Bantah Berperan dalam Penangkapan Pemain Sepak Bola


Logo FIFA di kantor pusat Zurich, Swiss, 27 Mei 2015 (Foto: dok).

Logo FIFA di kantor pusat Zurich, Swiss, 27 Mei 2015 (Foto: dok).

Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa berkeras ia tidak memainkan peran dalam membantu pencarian nama pemain sepak bola yang turut dalam protes tahun 2011, dan mengutuk tuduhan itu bermotif politik.

Sheikh dari Bahrain yang mencalonkan diri untuk presiden FIFA mengecam balik organisasi-organisasi hak azasi yang menuduhnya membantu pihak berwenang menangkap para pemain sepak bola karena memrotes raja yang berkuasa di negara itu, dengan menyebut tuduhan tersebut “taktik yang kotor dan bohong yang kotor.”

Dalam wawancara dengan Asssociated Press, Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa berkeras ia tidak memainkan peran dalam membantu pencarian nama pemain sepak bola yang turut dalam protes tahun 2011, dan mengutuk tuduhan itu bermotif politik.

Peran Sheikh Salman dalam penyelidikan tersebut telah mendomiansi perdebatan umum kira-kira pada awal kampanyenya untuk menggantikan Sepp Blatter dalam pemilihan tanggal 26 Februari.

“Ini merusak karena menyakiti dan benar-benar membuat kita emosi karena kita mendengar hal-hal yang jauh melampaui realitas,” kata presiden Konfederasi Sepak Bola Asia itu dalam wawancara satu jam di ibukota Bharain Manama.

Bahraian terus menyaksikan penindakan terhadap penentang pemerintah dan kerusuhan tingkat rendah. Tuduhan terhadap Sheikh Salman berhubungan dengan awal protes yang terdorong oleh protes Arab Spring tahun 2011 yang didominasi mayoritas Shiah Bahrain yang memperjuangkan hak politik yang lebih besar dari raja Sunni dalam kerajaan pulau. [gp]

XS
SM
MD
LG