Tautan-tautan Akses

Setidaknya 4 Tewas dalam Demo Anti-Pemerintah di Mesir


Aktivis anti-pemerintah melempar batu ke arah polisi saat bentrokan di Kairo, Mesir, Rabu (1/26).

Aktivis anti-pemerintah melempar batu ke arah polisi saat bentrokan di Kairo, Mesir, Rabu (1/26).

Paling sedikit empat orang telah tewas di Mesir dalam demonstrasi dua hari menentang kekuasaan 30 tahun Presiden Hosni Mubarak.

Polisi anti-huru hara Mesir bentrok dengan ribuan aktivis anti-pemerintah untuk kedua harinya pada hari Rabu. Mereka menembakkan peluru karet, menyemprotkan gas air dan menggunakan pentungan untuk membendung demonstran yang tidak memperdulikan larangan pemerintah.

Setidaknya empat orang telah tewas dalam demonstrasi dua hari menentang kekuasaan 30 tahun Presiden Hosni Mubarak. Dua orang lagi tewas, Rabu, ketika protes baru mulai, tetapi para pejabat memberi keterangan yang simpang-siur mengenai korban jiwa.

Di kota Suez, sebelah timur Kairo, demonstran membakar gedung pemerintah Rabu malam. Lainnya berusaha membom kantor setempat Partai Demokrat Nasional yang berkuasa sebelum polisi menghalau massa dengan kendaraan lapis baja dan semprotan air.

Pemerintah Mesir mengatakan paling sedikit 700 orang telah ditangkap dalam gelombang kerusuhan di seluruh negara ini. Demontrasi anti-pemerintah akhir-akhir ini adalah yang terbesar di Mesir dalam beberapa tahun

Di Washington, Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan Mesir tetaplah sekutu erat Amerika, sekalipun Gedung Putih menekankan pentingnya hak-hak universal bagi rakyat Mesir. Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mendesak pemerintah Mesir agar mengizinkan protes damai berlangsung.

XS
SM
MD
LG