Tautan-tautan Akses

Serikat Buruh Turki Bergabung dalam Protes Anti Pemerintah


Ribuan pekerja Turki yang mogok turun ke jalan-jalan di dekat Lapangan Taksim, Istanbul, Rabu (5/6).

Ribuan pekerja Turki yang mogok turun ke jalan-jalan di dekat Lapangan Taksim, Istanbul, Rabu (5/6).

Ribuan pekerja Turki yang mogok turun ke jalan-jalan Istanbul, bergabung dalam protes massal menuntut pengunduran diri PM Recep Tayyip Erdogan.

Ribuan pekerja Turki yang mogok turun ke ruas-ruas di Istanbul, bergabung dengan protes massa yang mendesak pengunduran diri Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Para anggota serikat buruh terbesar di Turki hari Rabu menabuh drum dan membawa spanduk-spanduk sewaktu mereka menuju ke Lapangan Taksim, tempat demonstrasi yang dimulai hari Jum’at lalu.

Protes serupa dilangsungkan di ibukota Ankara dan kota-kota lain di Turki. Sedikitnya dua orang tewas dalam pergolakan itu dan ribuan lainnya luka-luka.

Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air tadi malam untuk membubarkan para demonstran di Ankara dan Istanbul. Di kota pelabuhan Ismir, polisi menangkap 25 orang yang diduga “memicu pemberontakan” dengan memasang komentar-komentar tentang demonstrasi tersebut di media sosial.

Wakil Perdana Menteri Turki Bulent Arinc telah bertemu dengan para pemimpin salah satu organisasi masyarakat yang pertama kali mengadakan aksi untuk menghentikan pihak berwenang menebangi pohon-pohon di Lapangan Taksim, yang kemudian menyulut demonstrasi di seluruh Turki.

Para aktivis mendesak pemerintah untuk membebaskan demonstran yang telah ditahan, melarang polisi menggunakan gas air mata terhadap para demonstran dan memecat semua kepala polisi di kota-kota di mana kekerasan berlebihan telah digunakan.
XS
SM
MD
LG