Tautan-tautan Akses

NATO: 1.000 Tentara Rusia Masih di Ukraina


Separatis pro-Rusia siaga di Donetsk, Ukraina timur (7/11). Pemimpin pemberontak Ukraina mengaku mendapat bantuan militer dari Rusia.

Separatis pro-Rusia siaga di Donetsk, Ukraina timur (7/11). Pemimpin pemberontak Ukraina mengaku mendapat bantuan militer dari Rusia.

Moskow membantah telah mengirim pasukan dan peralatan militer ke Ukraina, meskipun para pemimpin separatis mengatakan mereka dibantu Rusia.

NATO mengatakan sekitar 1.000 tentara Rusia tetap berada di dalam wilayah Ukraina, sehari setelah Presiden Ukraina melaporkan bahwa sebagian besar pasukan Rusia yang membantu separatis di sana telah pulang kembali ke negara mereka.

Presiden Petro Poroshenko hari Rabu (10/9) mengatakan bahwa 70 persen dari pasukan Rusia di Ukraina telah menyeberang perbatasan kembali ke Rusia, sehingga meningkatkan harapan perjanjian gencatan senjata yang dicapai pekan lalu akan bertahan.

Seorang perwira militer NATO hari Kamis mengatakan aliansi itu tidak memiliki informasi mengenai hal tersebut. Perwira yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan perkembangan seperti itu merupakan “langkah pertama yang baik.”

Pejabat tersebut mengatakan bahwa juga masih ada “sejumlah besar peralatan militer” di Ukraina timur, dan sekitar 20.000 tentara di sisi perbatasan Rusia dengan Ukraina.

Moskow membantah telah mengirim pasukan dan peralatan militer ke Ukraina, meskipun para pemimpin separatis mengatakan mereka dibantu oleh tentara Rusia yang menggunakan waktu liburan mereka untuk memerangi pasukan Ukraina di bumi Ukraina.

Banyak pengamat percaya bahwa intervensi pasukan Rusia dalam pertempuran di Ukraina timur itu menguntungkan pemberontak, yang hingga hanya beberapa minggu lalu mengalami kekalahan melawan pasukan pemerintah.

XS
SM
MD
LG