Tautan-tautan Akses

Serangan Militan Al-Shabab Tewaskan 15 Tentara Somalia


Militan Somalia menyerang sebuah hotel di Mogadishu hari Minggu (1/11).

Militan Somalia menyerang sebuah hotel di Mogadishu hari Minggu (1/11).

Kelompok militan Somalia, Al Shabab mengklaim bertanggungjawab atas serangan itu dan mengatakan telah membunuh 30 tentara.

Militan Somalia dari kelompok ekstremis Muslim al-Shabab menyerang tentara pemerintah di bagian selatan ibukota Somalia, menewaskan belasan personil militer. Al-Shabab hari Senin (2/11) menyebut korban tewas akibat serangan itu 30 orang, sedangkan seorang pejabat militer Somalia mengatakan setidaknya 15 tentara pemerintah tewas.

Pejabat militer Somalia, Kolonel Ahmed Muse Senin malam mengatakan penyergapan tersebut terjadi di dekat Walaweyn – sebuah kota di kawasan Lower Shabelle – sekitar 93 kilometer selatan ibukota Mogadishu. Dikatakannya, para gerilyawan itu merampas tiga kendaraan militer dalam penyergapan itu.

Serangan itu terjadi sehari setelah kelompok ekstremis Al-Shabab menewaskan 12 orang di sebuah hotel di Mogadishu.

Anggota Dewan Keamanan PBB mengutuk serangan terhadap hotel itu dan "menegaskan tekad mereka mendukung pemerintah transisi Somalia demi perdamaian dan stabilitas yang lebih besar. Mereka menggarisbawahi, serangan ini maupun serangan teroris lain tidak akan melemahkan tekad itu."

Dewan itu juga memuji tanggapan tentara Somalia, menewaskan semua penyerang, dan menyatakan, "terorisme, apapun wujud dan manifestasinya" adalah salah satu ancaman paling serius bagi perdamaian global.

Menurut pemerintah Somalia, militan meledakkan bom mobil Minggu pagi di pintu masuk Sahafi Hotel. Orang-orang bersenjata kemudian menyerbu lokasi itu, yang populer bagi pejabat pemerintah dan eksekutif bisnis. Korban yang tewas termasuk dua anggota parlemen, seorang komandan militer dan pemilik hotel. [em/ka]

XS
SM
MD
LG