Tautan-tautan Akses

Serangan Brussels Tunjukkan ISIS 'Berakar Kuat' di Eropa


Polisi Belgia disiagakan untuk mengamankan kota Brussels pasca serangan hari Selasa (22/3) malam.

Polisi Belgia disiagakan untuk mengamankan kota Brussels pasca serangan hari Selasa (22/3) malam.

Seorang pejabat AS mengomentari serangan teror di Brussels hari Selasa (22/3), mengatakan semakin jelas bahwa "ISIS sudah sangat mengakar” di Eropa.

Para pejabat intelijen Amerika dan Eropa dengan enggan mulai menerima bahwa serangan-serangan mematikan di Brussels oleh kelompok teror ISIS bukan yang terakhir kalinya di dunia Barat.

Para pejabat sejak lama prihatin ISIS menemukan cara-cara untuk memanfaatkan tempat-tempat yang lemah dalam sistem keamanan Eropa. Tapi yang paling mengkhawatirkan adalah serangan-serangan di bandara Zaventem dan stasiun kereta bawah tanah Maalbeek yang menewaskan sekurangnya 30 orang dan mencederai lebih dari 200 terjadi setelah ada penumpasan intensif oleh Belgia dan Perancis.

Seorang pejabat Amerika mengatakan kepada VOA ketika ditanya mengenai ancaman ISIS di Eropa mengatakan semakin jelas bahwa "ISIS sudah sangat mengakar.”

Mereka menyerang baik negara-negara yang menjadi tempat tinggal mereka atau menyerang negara-negara yang memerangi ISIS, kata pejabat itu.

Pejabat Eropa tidak kalah prihatinnya.

Seorang diplomat Eropa mengatakan mereka menjadi terbiasa karena dua kali mengalami serangan seperti ini tahun lalu. [my/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG