Tautan-tautan Akses

Serangan Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 26 Orang


Polisi Pakistan siaga di kota Parachinar, kawasan Kuram dekat perbatasan Afghanistan (foto: dok).

Polisi Pakistan siaga di kota Parachinar, kawasan Kuram dekat perbatasan Afghanistan (foto: dok).

Ledakan di kota Parachinar dekat perbatasan dengan Afghanistan itu terjadi di dekat masjid di pasar yang ramai, menjelang sholat Jumat.

Pejabat-pejabat di wilayah kesukuan Kurram, Pakistan Barat Laut, mengatakan, pelaku bom bunuh diri yang mengendarai sepeda motor telah meledakkan diri di pasar yang sibuk, menewaskan setidaknya 26 orang.

Pihak berenang mengatakan, ledakan di kota Parachinar, dekat perbatasan Afghanistan, terjadi dekat masjid di pasar yang ramai, menjelang sholat Jumat. Serangan itu melukai lebih dari 50 orang dan menghancurkan beberapa toko.

Media setempat melaporkan, bom itu menarget muslim Syiah. Menurut pihak berwenang, polisi kemudian menembak mati tiga orang yang memprotes serangan tersebut. Larangan keluar rumah telah diberlakukan di kota itu untuk mencegah aksi-aksi protes lain.

Kelompok pecahan Taliban setempat mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, kata Fazal Saeed yang mengaku sebagai pemimpin kelompok itu. Kepada wartawan, ia mengatakan, serangan itu merupakan pembalasan atas serangan-serangan warga Syiah terhadap Muslim Sunni di wilayah tersebut.

Wilayah kesukuan Kurram adalah tempat tinggal banyak pemeluk Syiah di Pakistan yang didominasi Muslim Sunni. Di wilayah itu kerap terjadi berbagai serangan bunuh diri dan kekerasan sektarian lain, kebanyakan dilakukan militan Sunni, termasuk Taliban dan al-Qaida.

Di wilayah kesukuan Khyber, dekat Kurram, pejabat-pejabat keamanan mengatakan tentara Pakistan menewaskan 17 militan pro-Taliban hari Jumat dalam operasi gabungan dengan milisi setempat yang didukung pemerintah. Seorang tentara dan tiga milisi juga dilaporkan tewas dalam operasi yang menarget kelompok Taliban setempat, yang dikenal sebagai Lashkar-e-Islam.

XS
SM
MD
LG