Tautan-tautan Akses

AS

Komisi Senat AS: Serangan di Benghazi Bisa Dicegah


Serangan militan terhadap konsulat AS di Benghazi, Libya tanggal 11 September 2012 seharusnya bisa dicegah (foto: dok).

Serangan militan terhadap konsulat AS di Benghazi, Libya tanggal 11 September 2012 seharusnya bisa dicegah (foto: dok).

Komisi Inteljen Senat Amerika Rabu (15/1) mengatakan serangan mematikan terhadap kompleks diplomat Amerika di Benghazi – Libya tahun 2012, sebetulnya dapat dicegah.

Laporan yang dirilis oleh komisi itu hari Rabu (15/1) menyalahkan Departemen Luar Negeri dan para petugas inteljen karena gagal meningkatkan keamanan untuk mengatasi ancaman teroris di daerah itu. Laporan itu menambahkan Departemen Luar Negeri telah membuat beberapa perbaikan penting dalam soal keamanan tetapi situasinya “jelas memburuk” dan diperlukan tambahan personil keamanan.

Laporan bipartisan itu mengatakan petugas-petugas inteljen meningkatkan keamanan di fasilitas terpisah di Benghazi, tetapi Departemen Luar Negeri tidak mengambil langkah serupa di kompleks diplomatiknya.

Serangan teroris di Benghazi – Libya itu menewaskan empat warga Amerika, termasuk Duta Besar Amerika Untuk Libya Christopher Stevens. Belum ada komentar dari Departemen Luar Negeri terhadap laporan itu.

Laporan bipartisan itu menunjukkan militer Amerika tidak berada dalam posisi untuk membantu mereka yang sedang diserang di Benghazi saat itu. Tetapi mengatakan pimpinan Komando Afrika telah menawarkan tim keamanan militer yang ditolak Christopher Stevens beberapa pekan sebelum serangan teroris itu.

Laporan itu juga menyatakan analis-analis politik Amerika membingungkan para pengambil kebijakan dan publik dengan menyalahkan para demonstran tanpa data inteljen yang cukup untuk mendukung klaim mereka itu.
XS
SM
MD
LG