Tautan-tautan Akses

Serangan AS Hampir Tewaskan Pemimpin al-Shabab


Para anggota kelompok militan al-Shabab di Somalia (foto: dok).

Para anggota kelompok militan al-Shabab di Somalia (foto: dok).

Sumber-sumber di Somalia mengatakan serangan pesawat tak berawak Amerika hari Minggu (26/1) hampir menewaskan pemimpin kelompok militan al-Shabab,

Sumber militan dan sumber yang dekat dengan misi Uni Afrika di Somalia mengatakan kepada VOA bahwa pemimpin kelompok militan al-Shabab, Ahmed Abdi Godane berada di sekitar serangan pesawat tak berawak itu yang terjadi di Barawe utara, di kawasan Shabelle hilir hari Minggu (26/1).

Pentagon hari Rabu (29/1) mengatakan para analisnya masih memeriksa hasil-hasil apa yang dikatakan seorang juru bicara “operasi terkoordinasi” di Somalia selatan.

Sumber militan dan sumber-sumber yang dekat dengan misi Uni Afrika di Somalia mengatakan kepada VOA bahwa Ahmed Abdi Godane berada di sekitar serangan pesawat tak berawak itu yang terjadi di Barawe di kawasan Shabelle Hilir.

Sumber militan itu mengatakan Godane masih hidup meskipun tidak jelas apakah pemimpin al-Shabab itu cedera.

Seorang pembantu Godane, Ahmed Abdulkadir – yang dikenal sebagai "Iskudhuuq" bersama sopirnya hari Minggu ketika mobil mereka dihantam sebuah misil.

Sumber-sumber di Somalia mengatakan Godane dan Iskudhuuq mungkin bertemu sebelum serangan itu dan Godane seharusnya berada dalam mobil itu yang menjadi sasaran.

Sumber tersebut mengatakan al-Shabab sejak itu menahan beberapa orang di Barawe karena dicurigai menjadi mata-mata.

Hari Senin (27/1) juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Kolonel Steve Warren mengukuhkan serangan pesawat tak berawak itu tapi tidak menjelaskan rinciannya.

Amerika berkali-kali menggunakan serangan pesawat tak berawak untuk menarget para pemimpin al-Shabab di Somalia. Pada bulan Oktober, pesawat tak berawak Amerika menghantam sebuah kendaraan yang membawa anggota senior kelompok yang terkait al-Qaida, menewaskan pakar bahan peledaknya.
XS
SM
MD
LG