Tautan-tautan Akses

AS

Diduga Terpapar Ebola, 10 Petugas Medis AS Dievakuasi dari Sierra Leone


Petugas medis mengenakan pakaian pelindung untuk merawat pasien Ebola atau penyakit medullar lainnya di Institut Nasional Kesehatan (NIH). (Foto: U.S. National Institutes of Health)

Petugas medis mengenakan pakaian pelindung untuk merawat pasien Ebola atau penyakit medullar lainnya di Institut Nasional Kesehatan (NIH). (Foto: U.S. National Institutes of Health)

Pihak berwenang Amerika hari Sabtu (14/3) mengatakan 10 pekerja medisnya, yang mungkin terpapar virus Ebola di Sierra Leone, telah dievakuasi pulang ke Amerika.

Sepuluh petugas medis Amerika yang mungkin telah tertular virus Ebola di Sierra Leone kini dievakuasi ke Amerika.

Pejabat-pejabat Amerika hari Sabtu (14/3) mengatakan kesepuluh orang itu akan dikarantina di dekat University of Nebraska Medical Center, the National Institutes of Health in Maryland atau Emory University Hospital di Atlanta.

Ketiga fasilitas itu sebelumnya pernah digunakan untuk merawat warga Amerika yang tertular Ebola.

Belum satupun dari ke-10 orang itu menunjukkan gejala-gejala Ebola.

Hari Jumat, seorang pekerja medis Amerika lain yang positif terjangkit Ebola ketika bekerja di Sierra Leona tiba di NIH untuk dirawat.

Virus mematikan itu telah menewaskan lebih dari 10.000 orang, sebagian besar di tiga negara Afrika Barat yaitu Sierra Leone, Liberia dan Guinea. Paling tidak 24.340 orang telah terjangkit Ebola sejak wabah itu merebak bulan Desember 2013.

XS
SM
MD
LG