Tautan-tautan Akses

Separatis Pro-Rusia Hadapi Tenggat Hingga Jumat di Ukraina Timur


Para pengunjuk rasa pro-Rusia menghangatkan diri mereka di depan kantor pemerintah di Luhansk, Ukraina Timur (11/4).

Para pengunjuk rasa pro-Rusia menghangatkan diri mereka di depan kantor pemerintah di Luhansk, Ukraina Timur (11/4).

Separatis pro-Rusia menduduki gedung-gedung pemerintah di Ukraina timur menghadapi batas waktu hari Jumat yang diberlakukan oleh Kyiv untuk menyerahkan senjata mereka.

Pria-pria bersenjata minggu ini menyerbu gedung-gedung pemerintah di Luhansk dan Donetsk, menuntut agar Ukraina mengizinkan dilakukannya referendum kemerdekaan.

Pemerintah telah menawarkan amnesti bagi orang-orang yang menyerahkan diri. Tapi pemerintah telah mengancam akan menggunakan kekerasan jika gedung-gedung tersebut tidak dikosongkan hari Jumat (11/4).

Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk bertemu hari Jumat (11/4) dengan pemimpin lokal di Donetsk, dan mengatakan ia optimistis kebuntuan itu dapat diselesaikan.

Tidak ada tanda-tanda segera pemerintah sedang bersiap-siap untuk menindaklanjuti ancaman untuk menggunakan kekerasan untuk mengosongkan gedung-gedung itu. Juga tidak ada tanda-tanda para pengunjuk rasa hendak menyerah.

Survei terbaru menunjukkan warga Ukraina timur sangat menentang setiap langkah untuk bergabung dengan Rusia. Sementara itu, ada kekhawatiran bahwa Rusia mungkin sedang bersiap-siap untuk menyerang timur Ukraina.

NATO pada hari Kamis (10/4) merilis foto udara yang menunjukkan apa yang dikatakannya adalah 40.000 tentara Rusia, bersama dengan tank dan pesawat yang berkumpul di dekat perbatasan Ukraina.
XS
SM
MD
LG