Tautan-tautan Akses

Seoul: Satelit Korea Utara Mengorbit dengan Normal


Para ahli dan teknisi tengah mengamati peluncuran roket Unha-3 dari pusat kendali di Tongchang-ri, Korea Utara (12/12). Pihak Korea Selatan belum bisa memastikan apakah satelit yang telah berhasil mengorbit dengan normal tersebut dapat berfungsi dengan baik.

Para ahli dan teknisi tengah mengamati peluncuran roket Unha-3 dari pusat kendali di Tongchang-ri, Korea Utara (12/12). Pihak Korea Selatan belum bisa memastikan apakah satelit yang telah berhasil mengorbit dengan normal tersebut dapat berfungsi dengan baik.

Korea Selatan telah mengakui satelit yang diluncurkan oleh roket jarak jauh Korea Utara sedang mengorbit bumi dengan normal, Kamis (13/12).

Pihak Korea Selatan tengah bekerja untuk menetapkan apakah satelit yang diluncurkan Korea Utara tersebut dapat berfungsi dengan baik.

Jurubicara Kementerian Pertahanan Kim Min-seok hari Kamis (13/12) mengatakan Seoul belum mengetahui misi apa yang dilakukan satelit tersebut. Namun ia mengecam peluncuran itu sebagai uji-coba misil balistik yang terselubung.

Mengulangi keprihatinan masyarakat internasional, Kim mengatakan peluncuran itu menunjukkan Korea Utara semakin dekat dalam upaya untuk mengembangkan teknologi yang dibutuhkan untuk menembakkan misil balistik antar benua. Pyongyang mengatakan pihaknya hanya ingin menempatkan satelit cuaca dalam orbit bumi.

Dewan Keamanan PBB telah mengecam peluncuran hari Rabu (12/12) tersebut sebagai pelanggaran terhadap sanksi-sanksi yang melarang Pyongyang melakukan peluncuran misil atau uji-coba nuklir. Duta Besar Amerika untuk PBB Susan Rice mengatakan harus ada konsekuensi-konsekuensi bagi Korea Utara.
XS
SM
MD
LG