Tautan-tautan Akses

Seorang Tuna Wisma di Roma Ditahan Terkait Kematian Mahasiswa AS


Mobil van berisi mayat Beau Solomon yang ditemukan di Sungai Tiber, Roma, 4 Juli 2016 sedang menuju kamar jenazah.

Mobil van berisi mayat Beau Solomon yang ditemukan di Sungai Tiber, Roma, 4 Juli 2016 sedang menuju kamar jenazah.

Pihak berwenang Italia menahan seorang tuna wisma, Selasa, atas dugaan melakukan pembunuhan terhadap seorang mahasiswa Amerika dari Wisconsin.

Polisi mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengidentifikasi tersangka sebagai Massimo Galioto, seorang pria berusia 40 tahun dari Roma. Mereka mengatakan, Galioto ditahan karena ia secara serius diduga melakukan pembunuhan itu.

Mayat Beau Solomon yang berusia 19 tahun ditemukan di Sungai Tiber, Senin, tiga hari setelah ia dinyatakan hilang. Solomon terakhir kali terlihat meninggalkan sebuah pub di Roma Jumat pagi.

Solomon berada di ibukota Italia itu dalam program pertukaran pelajar di John Cabot University, sebuah universitas berbahasa Inggris di distrik Trastevere.

Kawasan permukiman di mana ia tinggal terletak dekat Sungai Tiber dan merupakan lokasi popular di kalangan orang-orang muda karena banyak barnya.

Tagihan-tagihan kartu kredit sebesar 1500 dolar dibuat di Milan, yang letaknya beberapa ratus kilometer dari Roma, dan berlangsung antara waktu di mana ia dilaporkan hilang dan mayatnya ditemukan.

Tidak jelas apakah kartu kredit itu digunakan untuk belanja secara langsung di toko atau online. Laporan-laporan TV Italia mengatakan, para penyelidik akan mengecek kamera-kamera keamanan dekat toko-toko di mana transaksi dilangsungkan untuk mencari tahu siapa yang mungkin menggunakan kartu itu.

Dubes AS untuk Italia John Phillips telah menjanjikan bantuan kepada pihak berwenang Italia yang melakukan penyelidikan atas kematian Solomon. [ab]

XS
SM
MD
LG