Tautan-tautan Akses

Seorang Bocah di China Diserang dan Dicungkil Matanya


Guo Bin mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Taiyuan di provinsi Shanxi China barat laut, pasca serangan di daerah pedesaan kota Linfen yang membuatnya buta, Rabu (28/8).

Guo Bin mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Taiyuan di provinsi Shanxi China barat laut, pasca serangan di daerah pedesaan kota Linfen yang membuatnya buta, Rabu (28/8).

Seorang bocah lelaki Tionghoa berusia enam tahun diserang, dan matanya dicungkil. Media pemerintah menyebut serangan itu kemungkinan merupakan upaya menjual kornea matanya di pasar gelap.

Polisi mengatakan bocah itu sedang berjalan di ladang hari Sabtu di kawasan perdesaan di provinsi Shanxi, di mana orangtuanya bekerja sebagai petani, sewaktu bocah itu diserang seorang perempuan tak dikenal.

Polisi setempat mengatakan bola mata anak tersebut kemudian ditemukan di sekitar lokasi penyerangan. Ia dirawat di rumah sakit, tetapi para dokter tidak dapat menyelamatkan matanya.

Kantor berita milik pemerintah China News Service melaporkan bahwa kornea kedua bola mata korban telah diambil, tampaknya akan dijual di pasar gelap. Sebagian polisi belakangan membantah laporan tersebut, seraya mengatakan motif penyerangan tidak diketahui.

Polisi menawarkan imbalan 16 ribu dolar bagi informasi yang mengarah pada penangkapan penyerang. Berita ini memicu kemarahan di kalangan pengguna media sosial China, yang menuntut agar keadilan ditegakkan.

China mengalami kekurangan persediaan kornea dan organ-organ tubuh lain untuk transplantasi, karena kurangnya donor organ tubuh.
XS
SM
MD
LG