Tautan-tautan Akses

AS

Sensus: Warga Kulit Putih Tidak Lagi Mayoritas di Amerika Tahun 2043


Statistik Biro Sensus yang dirilis hari Rabu (12/12) menunjukkan bahwa populasi Amerika akan lebih tua dan beragam secara rasial dan etnis pada 2060 (Foto: ilustrasi).

Statistik Biro Sensus yang dirilis hari Rabu (12/12) menunjukkan bahwa populasi Amerika akan lebih tua dan beragam secara rasial dan etnis pada 2060 (Foto: ilustrasi).

Pemerintah Amerika memperkirakan warga kulit putih di Amerika akan kehilangan status mayoritas mereka pada tahun 2043.

Statistik Biro Sensus yang dirilis hari Rabu (12/12) menunjukkan bahwa populasi Amerika akan lebih tua dan beragam secara rasial dan etnis pada 2060. Proyeksi penduduk yang mencakup periode 2012-2060 didasarkan pada sensus 2010.

Direktur sementara Biro Sensus, Thomas Mesenbourg mengatakan dalam waktu separuh abad mendatang Amerika akan menjadi negara yang beragam dimana populasi warga kulit putih non hispanik menjadi kelompok terbesar namun tidak ada kelompok yang menjadi mayoritas.

Total populasi Amerika diperkirakan akan mencapai 420 juta menjelang 2060 dimana warga kulit putih berjumlah 43 persen. Penduduk Hispanik saat ini 17 persen dari populasi dan diperkirakan meningkat sampai 31 persen atau hampir 1 dari 3 penduduk. Penduduk kulit hitam diperkirakan akan sedikit meningkat dari 13,1 persen menjadi 14,7 persen.

Tingkat kelahiran yang lebih tinggi terjadi khususnya pada warga Hispanik yang masuk ke Amerika pada puncak ledakan imigrasi tahun 1990 dan awal tahun 2000-an ikut meningkatkan keragaman ras di Amerika.

Populasi warga kulit putih non Hispanik kini 197.8 juta dan diperkirakan akan mencapai puncaknya 200 juta tahun 2024 sebelum menurun drastis dengan bertambah tuanya generasi kelahiran tahun 40’an.

XS
SM
MD
LG