Tautan-tautan Akses

Senator AS Imbau Tambahan Visa Khusus bagi Afghanistan


Gedung Kedutaan Besar Amerika di Kabul, Afghanistan (foto: ilustrasi).

Sekelompok senator bipartisan Amerika mengajukan rancangan undang-undang baru hari Rabu, menetapkan penambahan jumlah visa bagi orang Afghanistan yang membantu pasukan Amerika dalam berbagai peran seperti penerjemah.

Rancangan undang-undang itu menetapkan tambahan 2.500 Visa Imigran Khusus bagi orang Afghanistan yang membantu militer Amerika dan sering mempertaruhkan nyawa.

Menghadapi penyusutan jumlah visa, kedutaan Amerika di Kabul mulai menolak memberi visa bagi orang Afghanistan yang menjadi penerjemah militer Amerika dan yang ingin berimigrasi ke Amerika melalui program visa khusus yang berumur 10 tahun.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri Amerika hari Jumat mengatakan kedutaan besar di Kabul berhenti menjadwalkan wawancara visa imigran khusus yang baru bagi orang Afghanistan pada 1 Maret setelah menyimpulkan bahwa visa yang ada hanya cukup untuk mereka yang sudah dalam tahap akhir proses aplikasi.

Program Visa Imigran Khusus dibentuk Kongres tahun 2008 bagi orang Afghanistan yang menjadi penerjemah militer. Program itu diperluas untuk mencakup orang Afghanistan mana saja yang bisa menunjukkan "setidaknya setahun dengan setia dan berharga" memberi pelayanan untuk atau atas nama pemerintah Amerika. [ka/ds]

XS
SM
MD
LG