Tautan-tautan Akses

Senat Kolombia Setuju Kesepakatan Damai dengan FARC


Kelompok pemberontak Kolombia, FARC di kamp mereka di Yari Plains, Kolombia, 17 September 2016 (Foto: dok).

Kelompok pemberontak Kolombia, FARC di kamp mereka di Yari Plains, Kolombia, 17 September 2016 (Foto: dok).

Humberto de la Calle, kepala perunding pemerintah, mengatakan, perdamaian yang saat ini berlangsung sangat rawan dan mendesak para legislator untuk mendukung kesepakatan itu.

Kesepakatan perdamaian antara pemerintah Kolombia dan kelompok pemberontak FARC tinggal selangkah lagi menuju persetujuan setelah Senat negara itu sepakat mendukung persetujuan tersebut, Selasa.

Majelis Rendah Kongres masih akan mempertimbangkan langkah itu Rabu (30/11).

Versi sebelumnya persetujuan itu mengalami hambatan pada referendum nasional, namun versi revisinya, yang ditandatangani pekan lalu di Bogota oleh Presiden Juan Manuel Santos dan pemimpin FARC Rodrigo Londono, hanya memerlukan persetujuan para legislator dan bukan publik.

Keputusan 75 banding 0 itu muncul setelah lebih dari 12 jam perdebatan antara para legislator, pejabat pemerintah, dan korban kekerasan pemberontak.

Humberto de la Calle, kepala perunding pemerintah, mengatakan, perdamaian yang saat ini berlangsung sangat rawan dan mendesak para legislator untuk mendukung kesepakatan itu.

Presiden Santos, yang dianugerahi Nobel Perdamaian atas usahanya mengakhiri perang selama 52 tahun itu, mengungkapkan rasa bersyukurnya atas keputusan Senat tersebut, dan mengatakan bahwa Senat berkomitmen menciptakan perdamaian yang sudah lama didambakan. [ab/as]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG