Tautan-tautan Akses

AS

Senat AS Hampir Sepakati Reformasi Imigrasi


Para senator AS sudah hampir mencapai kesepakatan mengenai perombakan atas undang-undang imigrasi Amerika (foto: dok).

Para senator AS sudah hampir mencapai kesepakatan mengenai perombakan atas undang-undang imigrasi Amerika (foto: dok).

Para senator Amerika hari Kamis (20/6) sudah hampir mencapai kesepakatan mengenai perombakan yang jauh jangkauannya atas undang-undang imigrasi Amerika.

Dalam sebuah kompromi, para Senator kunci menyetujui sebuah rencana baru untuk mencegah masuknya imigran gelap di perbatasan dengan Meksiko. Rencana itu nantinya akan menggandakan jumlah 20.000 petugas Patroli Perbatasan, menambah 1.126 kilometer pagar di perbatasan dan menyediakan dana bagi pesawat-pesawat pengintaian tanpa awak yang baru.

Setelah berbulan-bulan negosiasi tertutup, sebuah kelompok bipartisan terdiri dari empat senator Republik dan empat senator Demokrat menyiapkan paket reformasi imigrasi yang luas jangkauannya. Tetapi kalangan konservatif Republik, seperti Senator John Cornyn dari Texas, memprotes bahwa peraturan keamanan perbatasan tidak cukup ketat.

Peraturan pengawasan perbatasan yang baru itu umumnya itu berakar dari keprihatinan semacam itu. Peraturan itu bisa mendapat dukungan dari cukup banyak kalangan Republik bagi perombakan menyeluruh undang-undang imigrasi yang didukung oleh Presiden Barack Obama, seorang Demokrat.

Rancangan undang-undang itu mengimbau jalur yang kelak bisa ke arah untuk menjadi warga negara Amerika bagi 11 juta imigran yang sudah berada di Amerika tanpa dokumentasi yang seharusnya.

Pemimpin mayoritas Senat, Harry Reid dari Partai Demokrat, mengatakan bahwa penting bagi kelompok imigran itu untuk memperoleh status sah untuk tinggal di Amerika.

Senat Amerika berencana mengadakan voting untuk rancangan undang-undang itu hari libur Kemerdekaan Amerika, 4 Juli. Jika disetujui, RUU itu akan dikirim ke DPR, di mana nasibnya sampai sekarang tidak jelas.
XS
SM
MD
LG