Tautan-tautan Akses

AS

Senat AS Berupaya Cegah Pelecehan Seks di Militer


Komandan tertinggi militer AS dan masing-masing kepala staf memberikan keterangan di hadapan Komisi Angkatan Bersenjata Senat AS, Selasa (4/6).

Komandan tertinggi militer AS dan masing-masing kepala staf memberikan keterangan di hadapan Komisi Angkatan Bersenjata Senat AS, Selasa (4/6).

Komandan tertinggi militer AS dan masing-masing kepala staf memberikan keterangan di hadapan Komisi Angkatan Bersenjata Senat di Capitol Hill.

Kongres Amerika sedang melangsungkan tanya jawab dengan para komandan tertinggi Amerika dalam sebuah sidang yang ditujukan untuk mengubah sistem pengadilan militer yang telah berusia puluhan tahun sehingga dapat mencegah terjadinya pelecehan seksual di kalangan militer.

Komandan militer tertinggi Amerika dan kepala staf masing-masing cabang militer Amerika memberikan keterangan di hadapan Komisi Angkatan Bersenjata Senat di Capitol Hill.

Ketua komisi itu, Senator Carl Levin, mengatakan pada awal sidang bahwa “kedisiplinan adalah jantung budaya militer, kepercayaan adalah jiwanya.” Ia mengatakan, tanggungjawab terjadinya pelecehan seks ada di tangan pimpinan, namun mengatasi masalah itu memerlukan aksi semua pihak.

Sebagian senator mengusulkan agar para komandan militer tidak diikutkan dalam proses untuk memutuskan apakah kejahatan berat, termasuk kasus pelecehan seksual, diajukan atau tidak ke pengadilan. Sebaliknya, keputusan akan berada di tangan penasehat berpengalaman yang berpangkat kolonel atau lebih tinggi.

Pihak militer menyatakan kekhawatiran, mencabut beberapa kewenangan dari para komandan akan membuat sulit bagi mereka untuk menjaga tata-tertib dan disiplin.
XS
SM
MD
LG