Tautan-tautan Akses

Senat AS akan Lakukan Pemungutan Suara untuk Perjanjian Nuklir Baru


Presiden Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev sewaktu menandatangani perjanjian START pada bulan April.

Presiden Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev sewaktu menandatangani perjanjian START pada bulan April.

Kalangan Demokrat optimis mendapat dukungan mayoritas dua pertiga di Senat, jumlah minimum yang diperlukan untuk meratifikasi perjanjian.

Senat Amerika diperkirakan akan melakukan pemungutan suara, Selasa, untuk mengakhiri perdebatan mengenai perjanjian pengurangan senjata nuklir (START) dengan Rusia, yang membuka jalan bagi pemungutan suara final pada pekan ini.

Kalangan Demokrat tampak optimis mereka memiliki dukungan mayoritas dua pertiga di Senat, jumlah minimum yang diperlukan untuk meratifikasi perjanjian yang ditandatangani Presiden Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev delapan bulan silam.

Obama menetapkan pengesahan Pakta Pengurangan Senjata Strategis Baru tersebut sebagai prioritas sebelum Kongres memasuki masa istirahat Natal dan Tahun Baru akhir pekan ini.

Sejumlah anggota Republik menyatakan Senat tidak punya cukup waktu untuk membahas perjanjian tersebut, dan mereka menentang pemungutan suara mengenai ratifikasi dalam sisa masa jabatan Kongres periode sekarang yang tinggal beberapa hari lagi.

XS
SM
MD
LG