Tautan-tautan Akses

Kawanan Bersenjata Tembak Tewas 9 Pekerja LSM di Afghanistan


Petugas medis Afghanistan membawa jenazah pekerja lembaga bantuan yang menjadi korban serangan militan (foto: dok).

Petugas medis Afghanistan membawa jenazah pekerja lembaga bantuan yang menjadi korban serangan militan (foto: dok).

Semua korban tersebut bekerja untuk organisasi "People in Need" yang memfokuskan usaha mereka pada sektor pertanian.

Polisi di Afghanistan utara mengatakan hari Selasa (2/6), sekelompok orang bersenjata telah menembak mati sedikitnya sembilan pekerja sebuah lembaga bantuan.

Seorang pekerja perempuan adalah salah satu dari korban tewas dalam serangan semalam yang berlangsung di propinsi Balkh itu. Semua korban bekerja untuk LSM People in Need, yang memfokuskan usaha mereka pada sektor pertanian.

PBB memperingatkan bulan lalu bahwa konflik Afghanistah telah mengakibatkan peningkatan jumlah korban sipil terbanyak dalam beberapa bulan pertama tahun 2015, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan para pekerja bantuan hari Senin di Balkh, di mana pemberontak Taliban dalam beberapa hari terakhir telah melakukan serangan rutin terhadap pasukan dan instalasi–instalasi pemerintah.

Balkh dianggap salah satu provinsi paling makmur di Afghanistan. Awal April lalu, militan Taliban bersenjata berat menyamar dalam seragam tentara dan mengenakan rompi bunuh diri menyerbu kantor kejaksaan provinsi di ibukota Mazar-e-Sharif.

Serangan itu menyebabkan 10 orang tewas dan lebih dari 60 cedera. Hampir semua korban adalah warga sipil.

Taliban juga telah menarget propinsi-propinsi di utara lainnya sejak melancarkan serangan musim semi tahunan pada akhir April.

Hari Senin, dalam pidato di depan pasukan keamanan di propinsi Herat barat, Presiden Ashraf Ghani menyampaikan bahwa kekerasan pemberontak yang meningkat di utara negara itu dimaksudkan untuk mengganggu kegiatan ekonomi.

XS
SM
MD
LG